Memanfaatkan Pelayanan Terpadu Sabilulungan, Puluhan Warga Serbu Kantor Kec. Cileunyi

by -115 views

Memanfaatkan Pelayanan Terpadu Sabilulungan, Puluhan Warga Serbu Kantor Kec. Cileunyi

Jatinangorku.com – Puluhan warga Kec. Cileunyi, Kab. Bandung, Rabu (18/9) pagi menyerbu kantor kecamatan. Bukan untuk berunjuk rasa, melainkan berpartisipasi pada program Pelayanan Terpadu (Yandu) Sabilulungan yang dicanangkan Pemkab Bandung.Berdasarkan pantauan di lapangan, sejak pukul 08.00 WIB warga sudah antre untuk mengurus surat-surat penting, seperti kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), akta kelahiran, surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) hingga izin keramaian.

Yandu Sabilulungan yang dipusatkan di kantor kecamatan ini digelar untuk yang kesekian kalinya. Program ini melibatkan polsek, koramil, KUA, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Dinas Pencatatan Sipil, dan dinas lainnya. 

Umumnya warga datang untuk membuat akta kelahiran dan SKCK sebagai kelengkapan melamar pekerjaan.

“Ini kesempatan yang saya tunggu. Soalnya membuat akta kelahiran ke Pemkab Bandung di Soreang rasanya kejauhan. Program ini sangat meringankan warga,” kata Dedeh (40), warga Cimekar kepada wartawan.

Namun sayang sosialisasi dari pihak kecamatan maupun desa untuk persyaratan pembuatan surat-surat penting ini dinilai masih kurang. Sehingga banyak warga yang harus melengkapinya.

“Saya pagi-pagi sudah datang. Namun karena kelengkapan untuk membuat akta kelahiran saya masih kurang, saya balik lagi ke rumah. Seharusnya petugas kecamatan memberitahukan persyaratannya juga. Minimal di tempel di papan pengumuman kantor kecamatan,” ujarnya. Namun umumnya warga merasa puas dengan program ini.

Sementara Camat Cileunyi, Wawan Ahmad Ridwan melalui Kasi Trantib, Achmad Rifai mengatakan, Yandu Sabilungan merupakan program Pemkab Bandung yang sudah berjalan hampir satu tahun. Tujuannya meningkatkan pelayanan agar lebih mudah, efektif, dan efisien.

“Warga antusias datang ke kantor kecamatan untuk mengurus surat-surat penting. Pelayanannya mulai dari pukul 08.00 WIB. Program ini akan terus dilakukan, tinggal menunggu jadwalnya dari pemkab,” katanya.

Sumber : http://klik-galamedia.com