Mengenai Libur Lebaran PNS Sumedang Tetap Mengikuti Surat Kemenegpan RB

by -87 views

Mengenai Libur Lebaran PNS Sumedang Tetap Mengikuti Surat Kemenegpan RB

Jatinangorku.com – Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Sumedang, mengikuti libur Hari Raya Idulfitri 1435 H sesuai surat Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenegpan RB).

Libur Lebaran bagi PNS sesuai surat Kemenegpan, secara resmi mulai 30 Juli sampai 1 Agustus atau lebih dikenal cuti bersama. Namun mengingat Sabtu (26/7) dan Minggu (27/7) libur kantor, libur Lebaran pemda mulai Sabtu (26/7) hingga Minggu (3/8).

“Kepastian libur Lebaran bagi PNS khususnya di lingkungan Pemkab Sumedang mengikuti surat Kemenegpan RB ini, karena sebelumnya Pak Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan atas usulan Kapolda Jabar, M. Iriawan mengusulkan untuk memperpanjang libur Lebaran mulai H-4, Kamis (24/7). Usulan itu dengan pertimbangan supaya tidak terjadi kemacetan arus mudik pada waktu bersamaan. Kondisi tersebut imbas libur Lebaran relatif pendek,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Sumedang, H. Zaenal Alimin di Sumedang, Minggu (20/7).

Ia mengatakan, meski ada usulan dari gubernur terkait perpanjangan libur Lebaran bagi PNS, namun hingga kini belum ada jawaban dan keputusan yang dikeluarkan Kemenegpan RB. Sehubungan belum ada jawaban, maka libur mengikuti arahan sesuai surat Kemenegpan RB sebelumnya. “Jadi, acuan libur Lebaran yang kami pegang yaitu sesuai surat Kemenegpan RB sebelumnya,” ujarnya.

Namun demikian, ada beberapa PNS di sejumlah dinas dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang melakukan tugas monitoring menjelang sampai pascaLebaran nanti.

Para PNS tersebut, seperti petugas kebersihan, Satpol PP, Kesbang Linmas dan PB (Kesatuan Bangsa Perlindungan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana) serta petugas Dishub Kominfo yang bergabung dengan kepolisian dalam pengamanan lalu lintas mudik Lebaran.

“Mereka mulai bertugas setelah gelar pasukan bersama kepolisian, TNI dan aparat terkait lainnya, Senin (21/7),” ucap Zaenal Alimin.

Belum ada arahan

Menyinggung pemakaian mobil dinas untuk mudik Lebaran, ia mengatakan, untuk Lebaran tahun ini, belum ada arahan dan pengaturan langsung dari Kemenegpan RB.

Oleh karena itu, dirinya akan melaporkan terlebih dahulu kepada bupati terkait hal itu. “Nanti, Pak Bupati sendiri yang akan mengeluarkan arahan dan kebijakannya,” katanya.

Hanya saja, lanjut Zaenal, pada Lebaran tahun kemarin, ada surat Kemenegpan RB yang melarang mobil dinas dipakai untuk mudik Lebaran dan keperluan pribadi lainnya.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/