Menteri Kelautan Cemaskan Banyak Nelayan Alih Profesi

by -14 views

Menteri Kelautan Cemaskan Banyak Nelayan Alih Profesi

Jatinangorku.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo mencemaskan semakin banyaknya nelayan yang beralih profesi terutama setelah terjadi penyesuaian harga BBM subsidi yang diperlukan nelayan untuk melaut. 

“Tanpa perhatian pemerintah, mereka akan semakin terpinggirkan. Bahkan mereka banyak yang beralih profesi ke bidang lain seperti buruh pabrik dan pedagang,” kata Sharif cicip Sutardjo di Jakarta, Jumat. 

Menurut Sharif, pemerintah dalam menyikapi hal tersebut melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah melakukan subsidi harga BBM bagi nelayan dengan membangun Solar Packet Dealer untuk Nelayan (SPDN). 

Selain itu, menurut dia, dalam program dan kegiatan yang dapat meningkatkan hasil produksi perikanan dan kesejahteraan nelayan, program KKP tetap konsisten mempertahankan pengelolaan wilayah laut dan pesisir secara lestari. 

Ia berpendapat SDM Indonesia di bidang kelautan dan perikanan tidak diragukan lagi kemampuannya karena telah terbangun secara ilmiah seperti masyarakat yang tinggal di daerah pesisir dan kampung-kampung nelayan. 

Selain SDM yang terbangun secara alamiah dari sisi historis dan budaya, lanjutnya, perlu juga pembangunan SDM secara rekayasa dengan membangun sekolah-sekolah kemaritiman sampai tingkat perguruan tinggi. 

Sharif menyatakan, KKP telah mengembangkan dunia pendidikan dengan menanamkan kurikulum kepada generasi muda dari sejak usia dini tentang kemaritiman. 

“KKP juga memberikan peluang beasiswa bagi mereka yang memenuhi syarat, disamping memberikan prioritas beasiswa,” ucapnya. 

Ia menjabarkan, prioritas beasiswa tersebut adalah bagi anak-anak pelaku usaha perikanan, pembudidaya dan nelayan untuk bersekolah baik di Sekolah Usaha Perikanan Menengah, Akademi Perikanan, maupun Sekolah Tinggi Perikanan. 

Sebelumnya, KKP melalui program Peningkatan Kehidupan Nelayan (PKN) hingga 2014 juga telah menargetkan akan membenahi 2.834 kampung nelayan yang mencakup 33 provinsi, 251 kabupaten serta 809 kecamatan yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia. 

Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo menjabarkan, program PKN akan menyisir rumah tangga miskin nelayan di 816 pelabuhan perikanan/pangkalan pendaratan ikan

Sumber : http://id.berita.yahoo.com/