Menteri Wajah Baru Jangan Narsis dan Gegar Budaya

by -64 views

Jatinangorku.com – Presiden RI Joko Widodo telah mengumumkan nama-nama menterinya yang ada di Kabinet Kerja. Langkah Jokowi menunjuk sejumlah nama tidak populer mendapat sorotan dari Pakar Politik dari Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung Dede Mariana.

Dalam pandangannya, Dede melihat terlalu banyak cerita dalam proses pembentukan Kabinet Kerja. Diharapkan para pembantu Presiden tersebut sudah mulai bekerja dan tak terkena gegar budaya.

“Mereka jangan ‘narsis’ atau atoh teu puguh. Itulah gejala gegar budaya. Budaya kekuasaan, jauh lebih berat buat dikelola,” kata Dede di Kampus Unpad Jalan Dipatiukur Kota Bandung, Senin (27/10/2014).

Dede menyatakan, para menteri harus mampu melakukan transformasi dari budaya kekuasaan model priyayi, raja, penguasa yang cenderung tak mau dikontrol dan merasa benar sendiri menjadi budaya kekuasaan demokratis yang mudah dikontrol publik.

“Siapapun menterinya harus bisa mengkonsolidasi birokratnya di tiap kementerian yang sudah akut. Mereka diwarisi dan mewarisi birokrasi yang masih relatif buruk karena agenda reformasi birokrasi tak pernah fokus,” ujarnya.

Dede menuturkan, para menteri baru itu harus mampu mengubah kultur birokrasi yang sangat hirakis menjadi flat atau matriks. Menteri harus mendapat dukungan penuh dari Joko Widodo-Jusuf Kalla, terutama dalam kultur birokrasi yang masih belum banyak berubah.

“Pemerintahan sehari-hari dijalankan oleh birokrat dan birokrasi itu sendiri. Birokrasi hakikatnya mesin pemerintahan. Meski ada optimisme di Setneg ada Pratikno yang sekarang Rektor UGM. Tetapi pemerintahan lebih kompleks dari universitas,” kata Dede

Sumber : http://www.inilahkoran.com/