Meski di Jatinangor Belum Sosialisasi, Menteri PU Resmikan Pembangunan Tol Cisumdawu

by -138 views


JATINANGOR

Meski proyek pembangunan jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) untuk wilayah Kec. Jatinangor hingga saat ini masih belum ada sosialisasi, Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirwanto telah meletakkan batu pertama pembangunan ruas tol tersebut. Peletakan batu pertama dilakukan di Interchange Rancakalong, Desa Citali, Kec. Pamulihan, Kab. Sumedang, Kamis (29/11) siang.

Tol Cisumdawu dengan panjang sekitar 61 kilometer menghubungkan Bandung dengan Jawa Tengah. Diharapkan pembangunan jalan tol ini akan mengurangi beban Jalan Cadas Pangeran, Sumedang.

“Tol Cisumdawu sekarang ground breaking. Kita akan meletakkan batu pertama. Diharapkan pembangunan tol ini selesai dalam dua tahun,” kata Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, usai apel HUT Korpri di halaman Gedung Sate Bandung, Jln. Diponegoro Bandung, Kamis (29/11).

Menurut Gubernur yang turut mendampingi Menteri Pekerjaan Umum dalam peresmian dimulainya pembangunan Tol Cisumdawu tersebut, jarak tempuh Bandung-Sumedang nantinya bisa hanya 15 menit. Sedangkan saat ini mencapai 2 jam. “Jadi ini akan semakin membantu pergerakan barang dan orang, yang mudah-mudahan bisa berimbas pada peningkatan ekonomi,” jelasnya.

Dikatakan Heryawan, selama ini akses Bandung-Cirebon melalui Cadas Pangeran. Namun jalur itu tidak pernah tahan lama. Setelah diperbaiki, paling lama bertahan hanya enam bulan. “Ya, empat sampai enam bulan karena memang dilalui kendaraan berat yang mengangkut bahan baku dan bahan bakar dari Cirebon untuk industri sekitar Bandung,” paparnya.

Rp 1,022 triliun

Tol Cisumdawu akan menghubungkan Bandung dengan rencana Bandara Internasional Kertajati. “Jadi sebenarnya bukan Cileunyi-Dawuan, tapi sampai Kertajati, bisa saja kalau diperlukan namanya diganti jadi Cisumjati,” jelas Gubernur yang akrab disapa Kang Aher ini.

Pembangunan jalan dengan nilai kontrak Rp 1,022 triliun itu direncanakan akan selesai pada November 2014. “Di perencanaan memang digarap dalam 720 hari kalender, 2 tahunlah. Tapi kalau bisa selesai lebih cepat tanpa mengurangi kualitas ya lebih baik. Mudah-mudahan bisa lebih cepat,” paparnya.

Keyakinan pembangunan bisa dipercepat juga karena sebagian besar tanah sudah dibebaskan. “Sudah 97,5 persen, tinggal 2,5 persen lagi yang perlu dibebaskan. Tadi Pak Menteri minta agar sisanya diprioritaskan biar lebih cepat diselesaikan, ya kita siap. Ini ‘kan demi kebaikan bersama,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga, M. Guntoro menjelaskan, sesuai aturan, untuk penanganan teknis akan dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum, sedangkan Pemprov Jabar hanya melakukan pembebasan tanah. Anggaran untuk pembebasan lahan mencapai Rp 100 miliar.

“Teknisnya oleh pusat. Selama pelaksanaan pembangunan, kita komunikasi dengan pusat,” tandas Guntoro seraya menambahkan, paling lambat Tol Cisumdawu akan rampung tahun 2015.

Pembangunan Tol Cisumdawu terbagi dalam 6 seksi, mulai dari Cileunyi, Kab. Bandung sampai Tanjungsari, Kab. Sumedang, yang panjangnya 16 kilometer.

Seksi berikutnya dari Tanjungsari yang bersambung ke Sumedang dan Dawuan. Yang berhasil memenangkan tender adalah investor dari Cina dengan investasi sekitar Rp 1,2 triliun.

(B.96)**

sumber : klik-galamedia