Meski Tidak Banyak Diminati Pencinta Alam Manglayang Tetap Asyik Didaki

by -39 views

Jatinangorku.com – BERADA di antara wilayah Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung, Gunung Manglayang kerap dianggap sebagai tempat yang memiliki pemandangan cukup indah. Namun, ketinggiannya yang hanya sekitar 1.600 meter di atas permukaan laut (mdpl) dengan bentuk yang relatif kecil, membuat Manglayang kurang begitu dikenal dan diminati para pendaki.

Manglayang merupakan gunung yang terendah di antara empat gunung yang berada di sekitarnya, yaitu Gunung Burangrang, Tangkubanparahu, dan Bukit Tunggal yang memiliki ketinggian sekitar 1.818 mdpl.

Mungkin, hal itu pula yang membuat para pencinta alam kurang tertarik pada Manglayang. Tetapi pencinta alam dari Sumedang, Gerakan Muda Peduli Alam (Gempa) mencoba meliriknya.

“Manglayang itu menawan, panorama alamnya tidak kalah dengan gunung-gunung yang ada di Jawa Barat lainnya,” kata Koordinator Gempa, Aep Syaripudin kepada “GM” di Jatinangor, Rabu (17/9).

Aep menilai, meski tidak terlalu tinggi, Manglayang tetap bisa dipakai untuk mendaki, mengingat ada beberapa jalur yang bisa digunakan dalam pendakian.

“Ada jalur melalui Bumi Perkemahan Kiarapayung, Wanawisata Situs Batu Kuda Kabupaten Bandung, Palintang Ujungberung, dan Baru Beureum Jatinangor,” ujarnya.

Tim Gempa yang baru-baru ini melakukan pendakian ke Baru Beureum, bisa melalui beberapa jalur, yaitu jalur berbatu dan jalur yang melewati barisan warung-warung menuju perkemahan.

“Pendakian ke gunung ini cukup sulit karena jalurnya berbentuk vertikal, sehingga waktu yang ditempuh lumayan lama sekitar 2 jam. Untuk sampai ke puncak Manglayang dan untuk pembuatan tenda direkomendasikan dibuat di puncak bayangan. Meski tidak luas, tetapi cukup untuk kapasitas empat sampai lima tenda,” ungkapnya.

Secara personal, Aep menyarankan kepada para pencinta alam yang akan mencoba menyinggahi Manglayang, hendaknya mendaki pada malam hari.

“Selain tidak panas, kami juga dimudahkan dengan tidak melihat langsung terjalnya jalur pendakian. Lelah tentunya, tetapi semua itu akan terbayar ketika bisa melihat suasana alam di puncak bayangan,” tandasnya

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/