Mobil Dinas di Sumedang Ingin Diasuransikan Butuh Dana Rp 1,5 M Pertahun

by -102 views

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang ditawari untuk mengasuransikan kendaraan dinas. Asuransi kendaraan dinas roda empat ini untuk memproteksi kendaraan pelat merah dari pencurian dan kerusakan. Selama kendaraan pelat merah yang kerap diganti juga jadi pelat hitam ini tak pernah diasuransikan.

Asisten Administrasi Sekretariat Daerah (Setda), Dadang Sukma menyebutkan untuk asuransi kendaraan dinas itu dibutuhkan dana Rp 1,5 miliar setiap tahunnya. “Tadi sudah ada pihak asuransi yang datang dan menawarkan asuransi kendaraan untuk memproteksi kerusakan akibat kecelakaan serta kehilangan pencurian,” katanya di kantor Pemkab Sumedang.

Ia mengatakan saat ini di Sumedang ada sekitar 400-an mobil dinas dan jika diasuransikan butuh dana Rp 1,5 miliar. “Premi asuransi per mobil keluar terbaru itu nilainya 1,6 persen dari harga mobil dan untuk mobil keluaran lama nilai asuransinya 1,8 persen,” kata Dadang.

Sehingga, terang dia, jika dirata-ratakan maka setiap mobil itu premi asuransinya Rp 2 jutaan per tahunnya. “Saat ini, kami baru menerima usulan saja dan akan melakukan kajian,” katanya.

Dadang menyebutkan, selama ini pemerintah tak pernah mengasuransikan kendaraan dinas. “Sehingga kalau ada kendaraan dinas yang hilang maka si pemegang harus ganti rugi kendaraan itu. Biasanya untuk ganti rugi kendaraan dinas itu dicicil dengan memotong gaji,” katanya.

Menurutnya, jika kendaraan dinas diasuransikan maka ketika hilang akan ditanggung asuransi. “Manfaat asuransi ini besar dan kalau kendaraan hilang maka ditanggung asuransi sehingga pemegang tak perlu bayar ganti rugi,” kata Dadang.

Selain itu, terang dia, jika kendaran dinas mengalami kecelakan dan harus diperbaiki maka akan ditanggung asuransi juga. “Selama ini jika kendaraan rusak akibat kecelakaan menjadi tanggung jawab pemegangnya,” katanya.

Tahun 2016 ini, sudah tiga mobil dinas hilang dicuri. Selain mobil, motor dinas juga dilaporkan ada yang hilang. “Asuransi yang dikaji hanya untuk asuransi kendaraan roda empat dulu,” katanya sambil menyebutkan jika ada alokasi dana dan disetujui di eksekutif maka dalam pembahasan RAPBD 2017 akan diajukan.