Mobil Google Street View Dirusak Massa Usai Tabrak Angkot

by -21 views

Mobil Google Street View Dirusak Massa Usai Tabrak Angkot

Jatinangorku.com – Mobil operasionel Google Street View bernomor polisi B 1523 PAE yang dikemudian Sulthan (49) dirusak massa setelah menabrak truk dan angkutan kota di Jalan Raya Sukadamai, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Kamis (12/9/2013).

Pengemudi mobil merk Subaru tersebut sempat melarikan diri usai menabrak dua kendaraan, akhirnya, berhasil diamankan dan dirusak warga. Saat ini mobil tersebut sudah diamankan di Polsek Dramaga.

“Dua kendaraan yang ditabrak, satu angkot dan satu truk. Semua kendaraan yang ditabrak, berada di satu jalur,” ujar Kapolsek Dramaga, AKP Saefudin Gayo.

Saefudin Gayo mengatakan, tabrakan tersebut terjadi ketika mobil Google Street View tersebut tengah melakukan pemetaan jalur. Di tengah jalan, sopir diduga tidak memperhatikan mobil di depannya karena sedang menerima telepon menggunakan HP.

“Saat di lokasi kejadian, diduga angkot di depan melakukan rem mendadak dan tertabrak mobil google dari belakang. Mungkin karena takut dihakimi massa, mobil melarikan diri tapi malah menabrak truk yang sedang parkir,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dua unit kendaraan yang ditabrak mobil Google Stree View yang dikemudikan Sulthan, warga Kelurahan Batu Ampar Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, tersebut antara lain, angkot bernopol F 1956 A dan truk nopol F 8532 FW.

Saat melarikan diri, banyak warga yang mengendarai sepeda motor mengejar mobil tersebut. Setelah kabur sekitar 4 kilometer.

Sementara itu, di lokasi terpisah sebuah truk bernopol F-8910-F pengangkut batu terperosok ke jurang setingggi 4 meter di Kampung Cihideng RT 1/02, Desa Purwasari Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Kamis pagi.

Dalam peristiwa itu kernet truk, Suherman alias Bapek (47) warga Setu Uncal RT 2/07, Desa Purwasari, Kecamatn Dramaga, Bogor tewas. Sedangkan, sopir, truk Baing (42) selamat dan hanya mengalami luka ringan.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 09.15, yaitu ketika mobil yang dikendarai oleh Baing mengangkut batu dan akan melintasi jalan menanjak.

“Diduga karena terlalu berat, truk tidak kuat menanjak dan mundur lagi hingga terjun ke jurang,” kata Kapolsek Dramaga Saefudin Gayo.

Korban Suherman meninggal saat menjalani perawatan di RS Medika, Dramaga Bogor. Suherman tewas akibat luka parah di bagian kepala karena terbentur body mobil.

Sumber : http://id.berita.yahoo.com