Mudik? Jangan Lintasi Ibun-Kamojang di Malam Hari

by -62 views

Mudik? Jangan Lintasi Ibun-Kamojang di Malam Hari

Jatinangorku.com -Bagi anda yang akan mudik ke arah barat menggunakan jalur alternatif Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung-Kamojang Kabupaten Garut, disarankan tidak dilakukan pada malam hari.

Karena jalur sepanjang 25 kilometer tersebut, meski jalannya relatif bagus, namun cukup terjal serta terdapat jurang yang cukup dalam.

Bupati Bandung Dadang M Naser mengimbau, bagi para pemudik yang akan menggunakan jalur tersebut sebaiknya pada siang hari. Karena untuk melintas melalui jalur tersebut, diperlukan kewaspadaan dan kehati-hatian. Serta kendaraan harus dalam keadaan prima.

Apalagi, kata dia, di jalur tersebut terdapat tanjakan cukup terjal di tanjakan Monteng serta di bawahnya terdapat jurang cukup dalam.

“Saya imbau untuk para pemudik jangan melintas lewat jalur tersebut pada malam hari. Apalagi bagi yang belum mengenal medan jalan di sana,” kata Dadang M Naser saat melakukan pantauan arus mudik di jalur selatan Nagreg, Kamis (24/7/2014).

Dikatakan Dadang, beberapa tahun lalu pernah terjadi kecelakaan sebuah kendaraan roda empat yang mencoba jalur tersebut pada malam hari. Berkaca dari pengalaman tersebut, kata dia, sejak beberapa tahun terakhir ini pihaknya menempatkan petugas untuk melarang kendaraan yang mencoba melintas malam hari.

Petugas ini juga, kata dia, bertugas memandu kendaraan yang melintas agar memutar arah menuju jalur alternatif Cijapati.

“Petugas di sana akan memandu kendaraan yang mencoba lewat sana. Kami tidak izinkan melintas, karena cukup berbahaya,” ujarnya.

Biasanya, saat jalur utama selatan mengalami kemacetan atau cenderung padat, sebagian pengendara mencoba jalur alternatif lain. Apalagi jika melihat panduan melalui Global Positioning System (GPS), akan memberikan salah satu arahan jalur alternatif melalui Ibun-Kamojang ini.

“Memang jalannya cukup layak untuk dilalui. Namun banyak tanjakan yang curam. Bahkan ada salah satu tanjakan yang leter T, kalau mundur di bawahnya ada jurang, nah kalau pengendara yang belum hapal jalan bisa celaka,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Bandung AKBP Jamaludin menjelaskan, pada H-4 arus lalu lintas di jalur selatan mulai terlihat padat. Volume kendaraan pemudik yang melintas lebih kurang sebanyak 60 ribu, ini terjadi sejak kemarin atau H-5.

“Kami perkirakan puncak arus mudik ini akan terjadi besok. Tapi jika melihat kepadatan lalu lintas sejak kemarin, mudah-mudahan prediksi kami tidak terjadi. Karena para pemudik sudah ramai sejak kemarin,” jelasnya.

Jamaludin melanjutkan, hingga H-4, di jalur selatan sama sekali tidak terjadi kecelakaan lalu lintas yang cukup berat hingga merenggut korban jiwa. Hanya sekali terjadi kecelakaan akibat rem blong, dengan korban materi saja.

“Alhamdulilah sampai sejauh ini tidak ada kecelakaan lalu lintas. Apalagi yang sampai menimbulkan korban jiwa. Mudah-mudahan saja kondisi ini terus terjaga,” ujarnya.

Sumber : http://www.inilahkoran.com/