Mulai Diprotes Warga, Indomaret di IPDN Bergeming

by

JATINANGOR

Meski diprotes sejumlah LMS, ormas, dan anggota dewan, pihak Indomaret bergeming dan terus melaksanakan pembangunan minimarketnya di lahan milik kampus IPDN, Jalan Raya Jatinangor, Kab. Sumedang.

Pantauan “GM”, Sabtu (24/11) di lokasi, sejumlah pekerja terlihat memasang paving block dan menata bagian dalam. Sementara kondisi trotoar dan drainase rusak.

Salah seorang pengawas ketika ditemui “GM” mengatakan, meski diprotes, mereka tetap melakukan pembangunan. “Kami selaku pekerja tetap melakukan pekerjaan kami. Soal perizinan, bukan urusan kami,” kata seorang pengawas.

Ketika “GM” akan meminta konfirmasi kepada Ari D. selaku pelaksana pembangunan Indomaret tersebut, pengawas tersebut mengatakan tidak tahu menahu. “Pak Ari, pelaksana sekaligus yang bertanggung jawab dalam pembangunan saat ini tidak ada di lokasi, entah ke mana,” katanya.

Sebelumnya ketika dikonfirmasi “GM” melalui telepon selulernya Ari mengatakan, pihaknya tidak tahu-menahu soal perizinan. “Terkait perizinan saya tidak tahu menahu. Saya hanya pihak pelaksana dalam proses pembangunannya,” katanya.

Sementara itu, Idang, pejabat Bagian Umum Indomaret di kawasan Cicaheum ketika dikonfirmasi “GM”, Sabtu (24/11) belum memberikan komentar. “Pak Idang kebetulan tidak ada di ruangannya,” kata seorang karyawati Indomaret yang menerima telepon “GM”.

Dadang Rohmawan, anggota DPRD Kab. Sumedang yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Kec. Jatinangor dan Ketua LSM Komite Masyarakat Peduli Lingkungan (KMPL) Jawa Barat, Apih Jaja Dipraja tetap mempertanyakan pembangunan Indomaret di lahan IPDN tersebut.

“Harus jadi perhatian Pemkab Sumedang mengapa tiba-tiba saja Indomaret dibangun di kawasan kampus IPDN. Bagaimana prosesnya, apakah telah memenuhi aturan. Melihat dibangunnya ujug-ujug, saya menduga belum memenuhi aturan alias belum mengantongi izin,” kata Dadang.

(B.105)**