Muspika Jatinangor Buka Bersama Anggota Koperasi Pengrajin Senapan Angin

by

Muspika Kecamatan Jatinangor terus lakukan pembinaan kepada para pengrajin senapan angin Cipacing, salahsatunya melalui kegiatan buka bersama antara anggota Koperasi khusus para pengrajin senapan angin Cipacing dengan jajaran muspika Jatinangor, Rabu (23/5/2018).

Camat Jatinangor, Syarif Badar menekankan agar para pengrajin senapan angin di desa Cipacing tetap berkomitmen untuk menempuh aturan aturan yang berlaku demi keberlangsungan produksi senapan angin semakin baik.

“Olehsebab itu, peran pemerintah daerah, pihak kepolisian dan para pengrajin senapan angin diperlukan komunikasi yang semakin terbuka guna menyamakan persepsi terkait dengan produksi senapan angin,” ujarnya.

Menurut Syarif, senapan angin yang diproduksi pengrajin Cipacing merupakan suatu seni yang patut dibanggakan namun, para pengrajin tetap harus memperhatikan legal aspek dan merujuk kepada aturan yang berlaku.

“Hal itu dilakukan sebagai upaya meminimalisir terjadinya penyalahgunaan yang dapat mencoreng para pengrajin senapan angin itu sendiri,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Danramil 1005 Jatinangor Kapten Inf Rudhi Prasetijo menegaskan, guna mengoptimalkan produksi senapan angin Cipacing dan meminimilasir penyalahgunaan dilapangan, pemerintah daerah dan pihak terkait lainya harus memiliki data seperti, berapa pucuk senapan angin yang keluar dan dipasok ke daerah mana.

“Untuk itu, kami berharap melalui forum silaturrahmi ini, para pengrajin senapan angin Cipacing kedepan dapat melaporkan data, jumlah pucuk senapan angin yang di produksi oleh para pengrajin, baik dalam kurun setahun ataupun setiap bulannya, juga kemana saja senapan angin tersebut dipasarkan,” ucapnya.

Sementara itu, Kanit intelkam Polsek Jatinangor IPDA Ucu Abdurrahman menyampaikan, prosedur produksi senapan angin akan dibenahi setelah rekom terbit dari Mabes Polri.

“Saat ini, tercatat sebanyak 166 orang pengrajin senapan angin telah menjadi anggota Koperasi, dengan pembinaannya melibatkan Muspika Kec. Jatinangor,” katanya.

Menurutnya, produksi dan prosedur senapan angin memiliki ketentuan salahsatunya, dalam pengiriman paket senapan angin masih jadi persoalan bagi para pengrajin, olehsebab itu, pihaknya terus lakukan komunikasi dan koordinasi dengan para seniman pengrajin senapan angin Cipacing demi keberlangsungan produksi lebih baik lagi. (Abas)

 

 

 

Sumber : https://eljabar.com/