Nasib Plt. Kepsek Terkatung-katung

by -14 views

Nasib Plt. Kepsek Terkatung-katung

Jatinangorku.com – Sebanyak 102 pelaksana tugas (plt.) kepala sekolah (kepsek) di Kab. Sumedang, termasuk di Jatinangor, kini menjerit karena nasibnya terkatung-katung sejak 18 Agustus 2011. Pasalnya, hingga sekarang sesuai kebijakan Pemda Sumedang, para kepsek harus mundur dari jabatannya kembali menjadi guru dengan tugas baru sebagai plt. kepsek. 

Hal tersebut diungkapkan Ketua Forum Plt. Kepsek SD Kabupaten Sumedang, Wahyu Margana kepada wartawan, Kamis (29/08) di Hotel Puri Kha-tulistiwa Jatinangor, Kab. Sumedang.

“Beralasan jika kejiwaan mereka terganggu, karena pada saat sedang menikmati jabatan kepsek secara tiba-tiba harus mundur dan kembali menjadi seorang guru,” kata Margana.

Warga Jatinangor itu mengatakan, Permendikas 27 Oktober 2011 menyebutkan, masa jabatan kepsek bisa tiga periode, di antaranya 4, 8, dan jika memungkinkan karena prestasi bisa mencapai 12. 

“Dalam Perbup No. 76 Tahun 2010 tertanggal 30 Desember 2010, isinya seolah menjiplak permendiknas,” ujarnya.

Ia prihatin karena justru realisasi permendiknas dan perbup tersebut di Sumedang justru sangat bertentangan. Misalnya dalam rekrutmen dan pemberhentian kepsek.

Ia heran aturan realisasi permendikas dan perbup sangat bertolak belakang. Ironisnya, yang mengajukan usulan para calon kepsek itu seharusya Disdik kabupaten melalui pemda.

“Seharusnya sesuai tahapan, dengan melalui UPTD (kecamatan) disampaikan kepada Disdik selanjutnya dicatat database di pusat,” ucapnya.

Jika ingin tertib sekaligus mejalankan aturan permendiknas dan perbup, kata Margana, maka kebijakannya harus dikaji ulang terutama terkait rekrutmen dan pemberhentian kepsek. Yang menjadi pertanyaan, apa sudah benar atau tidak realisasi kedua aturan tersebut. 

“Realisasinya, menimbulkan dampak psikologis berat khususnya bagi mantan kepsek karena terpaksa harus kembali menjadi guru,” ucap Margana.

Ia menyatakan, apakah para pejabat Pemkab Sumedang tega mendengar jeritan orang yang setelah menjadi kepsek kembali mejadi guru, selanjutnya mengemban tugas baru sebagai plt. kepsek.

Sumber : http://klik-galamedia.com