Ojek Pangkalan di Jatinangor Pernah Ditawari Gabung Online, Ini Alasan Menolak kata Camat

by -47 views

 Aksi unjuk rasa hari ini, Senin (27/11/2017), rupanya bukan aksi pertama dari kelompok ojek konvensional untuk menolak operasional angkutan online di Jatinangor.

Mediasi dengan Camat Jatinangor pun pernah dilakukan sebelumnya dengan topik yang sama, yaitu penolakan terhadap angkutan online.

Ditemui Tribun Jabar usai melakukan mediasi dengan kelompok ojek konvensional, Camat Jatinangor, Syarif Effendy, mengungkapkan bahwa para tukang ojek pangkalan pernah ditawari bergabung dengan ojek online.

“Pernah ditawarkan, agar sesuai dengan perkembangan teknologi,” ujar Syarif Effendy.

Sayangnya tawaran tersebut ditolak oleh para tukang ojek konvensional tersebut dengan berbagai alasan.

Ada beberapa masalah, menurut Syarif Effendy, yang menyebabkan ojek pangkalan menolak bergabung dengan angkutan online.

Pertama, menurur Camat Jatinangor tersebut, ada kendala dalam ponsel yang digunakan, tidak semua tukang ojek memiliki ponsel yang telah android.

Selain itu, tak sedikit tukang ojek yang sudah berusia paruh baya dan kurang mahir dalam menggunakan teknologi sehingga kesulitan untuk mengikuti pola angkutan online.

“Kedua, juga dari sisi administrasi dan kelengkapan berkas,” ujar Syarif Effendy.

Syarif Effendy mengakui, sebagian tukang ojek konvensional belum memiliki kelengkapan surat-surat kendaraan maupun surat izin mengemudi.(*)

 

 

Sumber : http://jabar.tribunnews.com/