Panah Rambo Dikirim ke Bali, Cipacing Kaya Produk Kerajinan

by -167 views

Panah Rambo Dikirim ke Bali, Cipacing Kaya Produk Kerajinan

jatinangorku.com – Desa Cipacing, Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang ternyata gudangnya kerajinan. Mulai dari kursi jok, wayang golek, patung asmat, lukisan, panah rambo, senapan angin, alat musik hingga pernak-pernik lainnya.

Dari sekian produk kerajinan warga Desa Cipacing, kerajinan panah rambo ternyata memiliki pasar yang lumayan. Selain dikirim ke Jakarta, panah rambo juga melesat hingga ke Bali. “Benar Pak, panah rambo yang terbuat dari kayu dan bambu yang ada di Bali diproduksi perajin Cipacing,” kata Hendra (40) di tokonya, Jalan Raya Bandung-Garut Desa Cipacing kepada “GM”, Kamis (12/9).

Hendra di sela-sela membuat panah rambo di tokonya yang juga dipenuhi hasil kerajinan lain seperti wayang golek, lukisan, dan patung, mengatakan, pemasaran panah rambo tidak sulit. “Banyak pesanan panah rambo dari Bali,” kata Hendra.

Sementara, Dadang Rohmawan, salah seorang tokoh masyarakat Jatinagor yang juga anggota DPRD Sumedang, ketika dimintai komentarnya mengatakan, warga Desa Cipacing umumnya perajin secara turun-temurun. 

“Perlu diluruskan, jika saat ini Cipacing identik dengan kerajinan senapan, itu kurang pas. Pasalnya, banyak sekali kerajinan karya warga Cipacing. Senapan angin sebenarnya hanya sebagian kecil,” kata Dadang yang berasal dari Dapil Jatinangor, Cimanggung dan sekitarnya tersebut.

Keterangan yang dihimpun “GM”, menurunnya omzet para perajin di Jatinangor, termasuk di Cipacing, karena minimnya perhatian dari Pemkab Sumedang. Akibatnya, para perajin kesulitan mendapatkan modal dan memasarkan hasil karyanya.

Menurut Ketua Cagar Anaking Jatinangor, Dadang Taryana kepada wartawan, Kamis (12/9), pihaknya menyambut baik niat baik Bupati Sumedang, H. Endang Sukandar yang akan diimplementasikan oleh Disperindag. Bupati berencana mengakomodasi semua perajin di Jatinangor, termasuk di Cipacing untuk dibina.

“Hal tersebut kita anggap luar biasa, ternyata bupati sangat menghargai perajin yang konon salah satu potensi Kab. Sumedang. Saya bersama perajin Cipacing benar-benar menanti realisasi niat orang nomor satu di Sumedang itu dengan harapan hasil karya warga Jatinnangor tidak terpuruk dan kembali mendunia.

Sebelumnya, Bupati Sumedang berjanji akan mengakomodasi perajin di Jatinangor karena merupakan aset Sumedang. “Saya sudah perintahkan Kadisperindag untuk mendata serta membina perajin yang berada di Kab. Sumedang, termasuk di Jatinangor” kata Bupati.

Sumber : http://klik-galamedia.com