Pangkalan Bus DAMRI Tanjungsari Tidak Representatif

by -324 views

Kebun Emas 486 x 60

JATINANGOR (9/1)

Untuk memberikan pelayanan yang memuaskan bagi masyarakat, Pemkab Sumedang berencana membangun pangkalan DAMRI trayek Tanjungsari (Sumedang)-Kebonkalapa (Bandung) dengan mengambil tempat di lahan bekas Pasar Tanjungsari. 

Demikian dikatakan Kepala Bagian Ekonomi Kab. Sumedang, Dedi Haris kepada “GM” di Jatinangor, Selasa (8/1). Menurut Dedi, saat ini pangkalan DAMRI dinilai tidak representatif.

“Rencana pembangunan pengkalan DAMRI tersebut pun atas dasar keluhan dari masyarakat Sumedang yang menilai pangkalan DAMRI saat ini tidak nyaman. Kami pun langsung mengusulkan rencana pembangunan pangkalan DAMRI tersebut ke Bupati Sumedang,” ungkap Dedi saat meninjau lokasi untuk pangkalan DAMRI.

Didampingi Kepala Perum DAMRI, Sadiyo yang juga turut meninjau, Dedi mengatakan, pangkalan DAMRI itu rencananya dibangun di lahan bekas Pasar Tanjungsari yang merupakan lahan milik Pemkab Sumedang.

Pangkalan DAMRI saat ini dinilai tidak layak. Apalagi, pangkalan tersebut berada di lahan milik masyarakat (sewa). Berbeda dengan pangkalan yang ada di Jatinangor. “Itu baru usulan dan segera disampaikan ke Bupati Sumedang. Mudah-mudahan akan disetujui,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perum DAMRI, Sadiyo mengakui lokasi pangkalan DAMRI yang ada saat ini benar-benar tidak representatif. “Tentu saja sangat tidak manusiawi melihat kondisi pangkalan DAMRI yang ada sekarang. Lahan itu milik masyarakat,” katanya.

sumber: klik-galamedia

Kebun Emas 486 x 60