Panwas Tindaklanjuti Netralitas ASN

Sejak dimulai tahapan Pilkada 2018, Panwaslu Kabupaten Sumedang menangani dua temuan pelanggaran. Hal tersebut disampaikan Kepala Divisi Penindakan dan Pelanggaran Panwaslu Kabupaten Sumedang, Ade Sunarya.

“Selama ini, ada dua temuan dan satu laporan yang sudah ditindak oleh Panwas kabupaten. Di antaranya, yang kadisdik dan percobaan penipuan serta dugaan asusila oleh seseorang yang mengaku bakal calon,” katanya kepada Sumeks, Rabu (7/2).

Untuk kasus penipuan, lanjut Ade, yang menjadi korban adalah salah seorang perempuan warga Kelurahan Cipameungpeuk, Kecamatan Sumedang Selatan.

“Awalnya dari salah satu akun Facebook salah satu kandidat. Lalu, berlanjut berkomunikasi melalui nomor WhatsApp atas nama salah satu kandidat,” ujarnya.

Modus yang dilakukan pelaku, pertama adalah meminjam uang sejumlah Rp 1 juta dengan alasan untuk biaya tes kesehatan.

“Tidak sempat diberi uangnya, selanjutnya korban diajak bertemu di hotel. Tapi korban keburu menolak dan memblokir nomor tersebut,” jelasnya.

Setelah dicek, ternyata nomor yang digunakan pelaku bukanlah nomor asli milik kandidat. Karena masalah tersebut terdapat unsur pidana, maka kasus penipuan itu ditindaklanjuti pihak kepolisian.

“Dari kandidat bakal calonnya sudah datang ke sini untuk mengonfirmasi permasalahan tersebut. Sekarang sudah ditindaklanjuti polisi. Jadi prosesnya dihentikan,” tuturnya.

Sementara itu, temuan lain yang ditangani Panwaslu Kabupaten Sumedang, adalah permasalahan adanya dugaan ketidaknetralan ASN terhadap salah satu bakal calon kepala daerah.

“Yang Kadisdik sudah melanggar netralitas ASN. Dan, sekarang sudah ditangani inspektorat. Tapi, kami belum cek lagi apa sudah ditindaklanjuti atau belum,” sebut Ade.

Adapun masalah lain yang sempat ramai diperbincangkan, terkait salah satu bakal calon yang mengklaim Kartu Indonesia Pintar (KIP). Panwaslu masih menunggu laporan resmi dari pihak yang dirugikan.

“Yang masalah KIP, kami kurang barang bukti. Kami menunggu kerjasama pihak yang mau melaporkan,” pungkasnya

 

 

 

Sumber : https://www.sumedangekspres.com