Para Pedagang Daging Ayam Mulai Frustrasi Harga Sudah Tidak Wajar

by -19 views

Para Pedagang Daging Ayam Mulai Frustrasi Harga Sudah Tidak Wajar

Jatinangorku.com – Para pedagang daging ayam sudah mulai frustrasi dengan tingginya harga daging ayam saat ini. “Harga daging ayam terus melambung dan saat ini harganya sudah mencapai Rp 36.000 – Rp 38.000/kg. Ini membuat para pedagang makin frustrasi,” jelas Ketua Divisi Perunggasan Pesat Jabar, Yoyo Sutarya, Minggu (8/9).

Menurutnya, kemarin harga daging ayam di pasaran kembali naik Rp 2.000 – Rp 4.000/kg dari Rp 34.000 menjadi Rp 36.000 – Rp 38.000/kg. Bahkan sekarang ini para pedagang sudah semakin sulit mendapatkan stok.

“Sudah harganya tinggi, dapatnya juga susah. Menjual ke konsumen pun makin susah karena harganya sangat tidak wajar,” jelasnya.

Menurutnya kondisi tersebut sangat membebani para pedagang. Apalagi penjualan semakin menurun akibat melemahnya daya beli masyarakat sehingga banyak pedagang gulung tikar. Dari 5.000 pedagang yang ada di wilayah Bandung Raya, saat ini 60 persen sudah menutup lapaknya.

“Jumlah pedagang yang tutup semakin banyak, minggu lalu 40 persen, sekarang sudah 60 persen yang tutup. Mereka kini nganggur dan pulang kampung,” jelasnya.

Memang masih ada yang bertahan, namun kebanyakan memiliki kontrak dengan katering dan restoran. Selain itu, mereka pun memiliki modal cukup besar.

“Tetapi kalau pedagang kecil sudah dari minggu lalu tutup,” katanya.

Hal ini sangat memprihatinkan, apalagi tidak ada perhatian dari pemerintah. Mestinya pemerintah mengantisipasi dan turun ke lapangan melakukan pengawasan.

“Pengawasan dari pemerintah sangat lemah, kita tidak tahu sampai kapan seperti ini,” katanya.

Jika dibiarkan kemungkinan harga daging ayam akan terus melambung. Pihaknya meminta DPRD Jawa Barat ikut memantau dan melakukan stabilisasi harga.

“Kita akan beraudiensi dengan pemerintah dan instansi terkait lainnya. Kita akan minta segera dilakukan stabilisasi harga, kalau tidak ada perbaikan kita akan melakukan aksi demo ke jalan dan mogok berjualan satu minggu,” katanya.

Turun drastis

Sementara Imas, pedagang di Pasar Kosambi Bandung mengatakan, harga daging ayam terus meroket. Kemarin harga telah mencapai Rp 36.000/kg padahal sebelumnya hanya Rp 34.000/kg. Menurutnya para pedagang terbebani tingginya harga daging sehingga penjualan menurun. 

“Sekarang penjualan turun drastis, biasanya sehari 30 ekor, sekarang 10 ekor saja sudah sulit,” jelasnya.

 

 

Sumber : http://klik-galamedia.com