Pasca Penonaktifan H Ade Irawan, Suhu Politik di Sumedang Memanas

by -43 views

Jatinangorku.com – Pasca penonaktifan H Ade Irawan, sebagai Bupati Sumedang, belakangan telah menyebabkan suhu politik di Kota Tahu itu memanas. Situasi itu, tentunya tidak terlepas pula dari munculnya sejumlah tokoh, dari berbagai elemen yang sudah menciptakan panggung politik. Entah demi pengabdian atau karena sebuah gengsi, mereka terlihat berambisi untuk menduduki singga sana Sumedang Satu.

Guna mewujudkan hasratnya itu, diantara mereka tidak sungkan-sungkan untuk menebar simpati dan berupaya terus mendekatkan diri dengan masyarakat. Meski tidak ada yang patut dipersalahkan, namun langkah politik yang mereka lakukan itu, dikhawatirkan dapat mengganggu jalannya roda pemerintahan dan dipandang kurang etis.

Hal itu mengingat, sisa massa pemerintahan yang untuk sementara dipimpin Wakil Bupati Sumedang, H Eka Setiawan akan berakhir pada 2018. Dan yang cukup memprihatinkan dan menyita perhatian publik, terindikasi beberapa elite birokrat di Kabupaten Sumedang, ada yang “terpancing” untuk ikut membangun pangggung tersendiri, menuju tiket Sumedang Satu.

Berdasarkan informasi yang berkembang, sejumlah nama tokoh yang telah memanaskan suhu politi di Kab. Sumedang, diantaranya, Mochamad Agung Anugrah (tokoh pengusaha muda), Irwansyah Putra (elit partai PDIP), Taufiq Gunawansyah dan Edi Askhari (elit partai Golkar), Dony A Munir (elit partai PPP/anggota DPR RI), Akhmad Kusnadi (birokrat/Sekwan DPRD Kab. Sumedang), H Zaenal Alimin (birokrat/Sekda Sumedang), Herman Suryatman (birokrat/Kepala Biro Hukum dan Informasi Kemenpan RB) dan Asep Kurnia (Ketua KPU Kab. Sumedang).

Sumber : http://www.galamedianews.com/