Pembangunan Harus Perhatikan Amdal

by -153 views

Jatinangorku.com – Pelaksanakan pembangunan apartemen, hunian tempat tinggal, rusunawa maupun indsutri serta fasilitas umum mal dan lainnya, harus mengacu pada aturan yang berlaku. Salah satu aspek formal dalam pelaksanaan pembangunan adalah izin mengenai analisis dampak lingkungan (amdal).

“Amdal itu diperlukan untuk mengentahui sampai sejauh mana dampak lingkungan dari sebuah kegiatan usaha. Hasil dari analisis ini diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha atau kegiatan,” kata tokoh masyarakat Jatinangor, Yayat Supangat, Minggu (28/9).

Dalam proses pembangunan itu, imbas positif maupun negatifnya akan dirasakan langsung masyarakat setempat. Terlebih pada saat aktivitas usaha sudah berjalan. Seperti Jatinangor yang masih menjadi perhatian sejumlah investor. Bahkan bertambahnya jumlah penduduk menjadi perhatian pemerintah.

Keharusan kegiatan usaha mengantongi izin amdal ini didasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) No. 29/ 1986.

Peraturan ini disempurnakan oleh PP No. 51/1993 dan terakhir PP No. 27/ 1999 tentang Amdal.

“Di tengah berkembangnya Jatinangor, kami berharap semua pihak memperhatikan tata ruang dan amdalnya sebagai persyaratan untuk mendirikan bangunan,” katanya.

Pembangunan rumah hunian dan apartemen merupakan kegiatan yang menggeliat di kawasan pendidikan ini. Jika tata ruang tidak diperhatikan akan berdampak terhadap kesemrawutan wajah kota.

“Pembangunan apartemen, mungkin bagi pemerintah tak jadi soal karena dapat mengubah Jatinangor menjadi kota kecamatan modern. Tapi tata ruang harus diperhatikan,” katanya.

Meski begitu, menggeliatnya pembangunan apartemen di Jatinangor membuat sejumlah warga khawatir akan berpengaruh terhadap usaha kontrakan rumah.

“Karena itu perlu dilakukan pembahasan dan kajian kembali izin bangunan apartemen,” katanya.

Ia juga berharap pemerintah tetap mewaspadai tempat hunian agar tidak disalahgunakan oleh orang yang tak bertanggung jawab. Sebagai langkah antisipasi lakukan pendataan terhadap warga yang tinggal di tempat hunian.

Ia juga mengkhawatirkan bertambahnya jumlah penduduk yang akan memicu bertambahnya persoalan sosial. Karena tidak menutup kemungkinan, perubahan besar-besaran berpengaruh juga terhadap kondisi sosial masyarakat.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/