Pembangunan Waduk Lembang, Baru Sebatas Wacana

by -94 views

Pembangunan Waduk Lembang, Baru Sebatas Wacana

Jatinangorku.com – Pembuatan Waduk Lembang dan embung-embung untuk penanggulangan banjir di wilayah timur Kab. Bandung oleh sejumlah pihak, ternyata baru sebatas wacana. Wacana pembangunan waduk ini meliputi empat kecamatan, yakni Kec. Cikancung, Paseh, Solokanjeruk, dan Kec. Rancaekek di lahan seluas 400 hektare.

Berbagai sumber di lapangan, Selasa (3/9) menyebutkan, pembuatan Danau Lembang di empat kecamatan tadi berada pada lahan milik warga yang sebelumnya sering terendam banjir. Bahkan sebagian sudah tidak produktif dan kini tak bisa digarap pemiliknya. Sehingga harus ada pembebasan lahan dengan harga di­sesuaikan. Sementara pembuatan embung-embung di Kp. Balekambang dila­kukan pada lahan carik desa yang mencapai puluhan hektare.

Anggota DPRD Kab. Bandung, H. Da­ud Burhanudin mengatakan, pembuatan Danau Lembang itu sudah menjadi pembahasan sejumlah pihak terkait. “Lahan ratusan hektare itu, sebelumnya sudah sering terendam banjir dan tidak bisa dimanfaatkan untuk tanaman padi. Kalau­pun digarap, bisa puso karena sering te­rendam banjir,” kata Daud kepada “GM”.

Saat kemarau, lahan ratusan hektare tersebut rawan kekeringan. Sehingga untuk memfungsikannya bisa dimanfaat­kan untuk pembangunan danau buatan guna menampung air. Sejumlah pemilik lahan pun diperkirakan akan menyetujui jika lahan yang kurang produktif itu dimanfaatkan untuk danau buatan.

“Lahan ratusan hektare itu berada pada aliran sejumlah sungai yang mengalir dari kawasan Kec. Cikancung dan Kec. Paseh. Termasuk aliran sungai dari ka­wasan Cicalengka, juga bermuara ke lahan tersebut,” ungkapnya.

Daud menambahkan, pembuatan embung-embung di Kampung Balekambang akan besar manfaatnya. “Air yang ditampung di kawasan embung-embung tersebut bisa dimanfaatkan untuk kelangsungan industri tekstil di kawasan Majalaya. Jadi air yang ada di embung-embung itu bisa disalurkan ke perindustrian yang selama ini banyak memanfa­atkan air baku untuk kelangsungan usaha mereka,” katanya.

Selain memenuhi kebutuhan industri, bisa digunakan juga untuk perikanan dan pertanian. “Pembangunan embung-embung bisa dimanfaatkan untuk mengantisipasi kekeringan saat memasuki musim kemarau,” katanya.

Sumber : http://klik-galamedia.com