Pembunuh Sopir Truk di Jalur Bandung-Garut Ternyata Warga Rancaekek

by -30 views

 Kepolisian Daerah Jawa Barat berhasil menangkap lima pelaku kasus penganiayaan hingga menyebabkan tewasnya seorang sopir truk di Jalur Bandung-Garut kawasan Kampung Warungcina, Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Aksi pemalakan sekaligus pembunuhan ini terjadi pada Kamis 4 Januari 2018 lalu.

“Pelaku telah ditangkap oleh tim unit Sat Reskrim Polres Sumedang dan Tim Jatanras Polda Jabar,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Yusri Yunus, dilansir Kantor Berita Antara.

Ia menuturkan, Tim Jatanras Direktorat Kriminal Umum Polda Jabar bersama Polres Sumedang menangkap lima pemuda di tempat berbeda wilayah Sumedang dan Kabupaten Bandung. Satu di antara mereka berstatus mahasiswa.

Ia menyebutkan, para tersangka yakni Risnaya (24) berstatus mahasiswa, selanjutnya Juliana (30), Hilwan (19), Arista (22), dan Heru (25). Seluruhnya warga Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Kronologi dari tersangka

Aksi tersangka itu, kata Yusri, bermula dari para pelaku hendak melakukan penyerangan untuk tujuan balas dendam kepada warga di Kampung Haurpugur, Kecamatan Rancaekek, Bandung, menggunakan mobil sedan.

“Pada saat berangkat pelaku sudah membawa alat berupa senjata tajam jenis golok, pedang, sangkur dan alat pemukul berupa bambu haurkuning,” katanya.

Yusri menyampaikan, para pelaku tersebut tidak menemukan warga yang sedang dicarinya. Selanjutnya mereka berhenti di Jalan Raya Bandung-Garut. Pelaku Heru dan Hilman turun dari mobil untuk meminta nasi goreng kepada pedagang yang berada di pinggir jalan.

Pelaku lainnya, Risnaya ikut masuk ke tempat pedagang nasi goreng, kemudian meminta rokok dan uang kepada korban. Namun korban tidak memberi hingga akhirnya aksi pembacokan terjadi.

“Pelaku marah dan nenodongkan goloknya. Lalu pelaku Heru membacok menggunakan golok ke korban,” kata Yusri.

Korban berusaha melarikan diri, tetapi para pelaku mengejarnya, kemudian korban dipukuli dan dibacok oleh pelaku hingga terkapar dan meninggal dunia. Selanjutnya pelaku melarikan diri menggunakan mobil. Namun akhirnya para pelaku berhasil ditangkap dalam waktu dan tempat berbeda.

“Polisi selanjutnya mengamankan barang bukti, memeriksa para tersangka, dan melakukan penahanan,” kata Yusri.

Sebelumnya, korban Candra (57) warga Kabupaten Tasikmalaya yang berprofesi sebagai sopir truk tewas dianiaya. Insiden terjadi ketika dia sedang beristirahat sekaligus makan nasi goreng, Kamis, 4 Januari 2018 dini hari sekitar pukul 01.30 WIB

 

 

 

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com