Pemerintah Jokowi Belum Masukkan APBN Soal Reaktivasi

by -15 views

Pemerintah berencana menggarap jalur kereta api non aktif di Jawa Barat sampai tahun 2030 sudah selesai terkoneksi seluruhnya. Hal itu diketahui berdasarkan rencana jangka panjang pemerintah dalam roadmap reaktivasi jalur KA hingga 2030.

Founder Kereta Anak. Bangsa, Aditya Dwilaksana mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk reaksi kian padatnya arus lalu lintas di jalan raya. Sehingga kehadiran transportasi massal menjadi sebuah kebutuhan yang tergolong mendesak.

“Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan mencetuskan rencana untuk mereaktivasi beberapa jalur kereta di tanah air, termasuk Jabar ada beberapa titik,” kata Aditya di sela-sela Napak Tilas Jalur Kereta Non Aktif Banjar-Pangandaran-Cijulang, Selasa (20/3).

Aditya mengungkapkan, pihaknya mendapatkan informasi di antara jalur-jalur yang mengalami reaktivasi itu, rute Tanjungsari-Jatinangor sudah melalui tahap studi kelaiakan.

Menurutnya, dengan kondisi dan perkembangan tersebut, seharusnya reaktivasi jalur sudah dapat bergulir. Untuk merealisasikan reaktivasi, berikutnya pemerintah tinggal melakukan pengalokasian dana.

“Jalur itu tinggal menunggu pengalokasian dana. Sejauh ini informasinya pemerintah belum mencantumkan program reaktivasi dalam APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara),” ungkap Aditya.

Dia menambahkan, jalur lainnya seperti Bandung-Banjaran-Ciwidey, termasuk Banjar-Pangandaran-Cijulang, masih dalam tahap perencanaan.

Studi kelayakannya belum bergulir. Harapannya, studi kelayakan segera berlangsung. Ini supaya reaktivasi segera terealisasi demi terciptanya pertumbuhan perekonomian,” pungkas Aditya

 

 

Sumber : http://www.harianjawabarat.com