“Pemetik” Sepeda Motor Mahasiswa di Jatinangor Diciduk

by -42 views


JATINANGOR (GM) – AS (16), pencuri sepeda motor (curanmor) yang merupakan warga Dusun Blok Tegal Rasak RT 11/RW 12 Desa Tegal Rasak, Kec. Rangkeng, Kab. Indramayu diringkus petugas Polsek Jatinangor, Minggu (14/10) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dari tangan AS, petugas pun merhasil menyita barang bukti sepeda motor Suzuki Satria nopol T 5441 HH. Hingga Selasa (16/10), pelaku mendekam di ruang tahanan Polsek Jatinangor dalam proses pemeriksaan intensif petugas penyidik.

Barang bukti sepeda motor tersebut diketahui milik Koken Tio Juniawan (21), mahasiswa Unpad Jatinangor. Sepeda motor tersebut disikat AS saat diparkir di halaman rumah kontrakan Koken di Gg. H. Nena, Dusun Ciawi RT 03/RW 04 Desa Cikeruh, Kec. Jatinangor

Kapolres Sumedang, AKBP Eka Satria Bhakti melalui Kapolsek Jatinangor, AKP Riky A.S., mengatakan, AS diringkus ketika hendak membawa kabur motor hasil curiannya. “Saat pelaku akan membawa kabur sepeda motor curiannya, diketahui oleh Koken,” kata Riky kepada wartawan di ruang kerjanya di Jatinangor, Selasa (16/10).

Menurutnya, mengetahui sepeda motornya hendak dibawa kabur AS, Koken langsung berteriak maling. “Setelah diteriaki maling, AS dikejar sejumlah warga dan diringkus serta akan dihakimi massa. Beruntung petugas segera datang dan segera meringkus AS,” katanya.

Menurutnya, diduga AS tidak sendirian. Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap AS. AS nekat melakukan aksi curanmor bersama dua orang temannya yang berhasil kabur. “Kedua teman AS kini masih berusaha diburu,” terang Riky.

Di Mapolsek Jatinangor, AS mengatakan, dalam melancarkan aksinya ia tidak sendirian, melainkan bersama dua temannya AD dan KA. “AD dan KA, teman saya berperan sebagai pengawas. Sementara saya memetik motor,” katanya.

AS mengatakan, ia baru pertama kali melakukan aksi itu. Namun nahas, ulahnya digagalkan dan tertangkap basah warga. “Motor hasil curian tadinya akan saya jual ke daerah Garut atau Sumedang. Benar Pak, saya baru pertama kali mencuri motor,” ujar AS di hadapan petugas penyidik.

(B.105)**