Pemilihan Wabup Sumedang Diundur Setelah Pilpres

by -16 views

Pemilihan Wabup Sumedang Diundur Setelah Pilpres

Jatinangorku.com – Pemilihan Wakil Bupati Sumedang diundur setelah pelaksanaan Pemilih­an Presiden 9 Juli nanti. Pengunduran jadwal pemilihan wabup ini merupakan yang ketiga dilakukan DPRD Sumedang. Sebelumnya agenda pemilihan dilakukan, Senin (19/5). Namun peserta sidang tidak memenuhi kuorum, sehingga ditetapkan mundur tiga hari. Sayangnya pada Kamis (22/5) sebagai jadwal pengganti, pemilihan juga tidak bisa dilaksanakan tanpa alasan jelas.

“Belum ada agenda ke arah itu (pemilihan wabup). Sekarang kita (anggota DPRD) bersama seluruh ka­der partai, fokus dulu pada pilpres. Jadi kemungkinannya, Pemilihan Wabup Sumedang akan diagendakan setelah pilpres,” kata Sidik Jafar, Ketua Komisi B DPRD Kab. Sumedang.

Dijelaskan Jafar, meski mengalami pengunduran jadwal, hingga saat ini calon Wabup Sumedang tidak berubah. Yaitu Doni Ahmad Munir dan Noerony Octora yang merupakan ka­der Partai Persatuan Pembangunan (PPP). “Masih, masih calon yang dulu. Tetap Pak Doni dan Pak Noerony,” tandasnya.

Kewenangan DPRD 

Di tempat terpisah, Bupati Sume­dang, Drs. H. Ade Irawan, M.Si. ketika diminta tanggapannya mengatakan, proses pemilihan wabup sepenuhnya menjadi kewenangan DPRD. Soal kapan dilaksanakannya, juga menjadi hajat DPRD. 

“Kecuali itu, sesuai konstitusi, saya selaku Bupati Sumedang sudah melaksanakan kewajiban untuk meng­usulkan dua nama calon wabup ke DPRD. Selanjutnya, kewenangan untuk memilih siapa yang layak menjadi Wabup Sumedang, itu menjadi kewenangan dan ranah DPRD,” ujarnya.

Pada pertengahan April lalu, Bupati telah melengkapi berkas usulan calon Wabup Sumedang, Doni Ahmad Munir dan Noerony Octora, tentang naskah kesepakatan gabungan partai koalisi yang diminta oleh DPRD. Naskah kesepakatan gabungan itu ditandatangani Ketua DPC Partai Demokrat dan Ketua DPC PPP Kab. Sumedang.

Sedangkan rekomendasi pencalonan mereka yang ditandatangani oleh Ke­tua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat dan Ketua Dewan

Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat, sudah lebih dulu disampaikan kepada Ketua DPRD Kab. Sumedang pada 28 Maret.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/