Pemkab Sumedang Tuntaskan Masalah Bundaran Polres

by -100 views

Pemkab Sumedang Tuntaskan Masalah Bundaran Polres

Jatiangorku.com – Pemkab Sumedang Tuntaskan Masalah Bundaran Polres
INILAH.COM, Sumedang – Sebelum pembangunan fisik dimulai pada 2015, Pemkab Sumedang harus menuntaskan berbagai masalah dalam tahapan pengadaan tanah serta persiapan lainnya. 


Jika tidak, pemkab Sumedang tak akan mendapat kucuran dana dari Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum.

“Biaya pembangunan fisik bundaran Polres ini bersumber dari pusat, tapi dana itu tak akan turun jika pemkab belum menuntaskan berbagai masalah dalam pengadaan dan pembebasan tanah serta dari kegiatan lainnya,” kata Kasubag Program Dinas PU Sonny Nurgahara, usai melakukan rakor bersama dinas dan instansi lain yang terkait pembangunan bundaran Polres, Kamis (26/6/2014).

Dinas PU Sumedang menginvetarisasi permasalahan tersebut. Sebanyak 22 unit bangunan sudah dibebaskan dengan luas lahan 9.500 meter persegi. Total dana sebesar Rp27 miliar, Rp700 juta di antaranya bersumber dari APBD Sumedang.

Unit-unit tersebut baru milik warga saja dan beberapa kantor pemerintahan. Namun, belum semua warga mengosongkan rumahnya.

Selain itu, masalah jaringan kabel listrik maupun telepon dan berbagai saluran pipa pengairan masih berada di sekitar lokasi calon bundaran. Instalasi jaringan ini harus sudah dilepas agar tak menghambat pekerjaan proyek.

“Saat ini kami sedang meminta perusahaan yang mempunyai instalasi jaringan kabel atau pipa untuk segera merapikan atau memindahkan dengan tanpa mengganggu pelayanan masyarakat,” kata Sony.

Dilihat dari tenggat waktu yang semakin mepet, Dinas PU mengaku akan menggenjot penyelesaian masalah ini. Pada awal 2015, dana tersebut sudah harus turun dan pembangunan fisik akan segera dimulai dengan dana sekitar Rp7 miliar.

Sebelumnya, agenda pembebasan lahan, pembayaran ganti rugi, dan pengosongan unit serta pembongkaran sedianya selesai pertengaha tahun ini. Namun, agenda ini pun masih belum tuntas mengingat beberapa warga belum bersedia pindah rumah.

Beberapa kantor pemerintahan pun masih digunakan karena belum ada penggantinya.

Sumber : http://www.inilahkoran.com/