Pemprov Jabar akan Rancang Pola Mudik untuk Sepeda Motor

by -7 views

Jatinangorku.com – Pemprov Jabar berencana merancang penataan pola mudik lebaran untuk kendaraan roda dua. Hal itu sebagai upaya untuk meminimalisir penggunaa sepeda motor pada saat arus mudik lebaran.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, gagasan tersebut melihat pada kondisi arus mudik saat ini dan sebelumnya. Dimana penggunaan sepeda motor pada masa arus mudik menjadi dominasi jalanan. Sementara disisi lain, tingkat kecelakaan lalu lintas pada arus mudik didominasi juga oleh kendaraan roda dua. Oleh karena itulah pihaknya akan menata penggunaan sepeda motor pada saat arus mudik.

“Mudah mudahan kedepan kita bisa menata kendaraan umum lebih baik, kemudian menata pola mudiknya, terutama sepeda motor. Tahun depan direncanakan lebih baik lagi. Sekarang sudah dimulai arus mudik,  kita buat penawaran kepada pemilik roda dua, untuk memaketkan kendaraan di kampung terlebih dahulu, kemudian mereka pulang dengan umum atau kereta api, kemudian ketika sudah sampai motor sudah ada. Ini akan kita masifkan, sekarang baru mulai dirancang,” jelas Heryawan kepada wartawan, Senin (13/7/2015).

Dikatakannya, sebetulnya pengiriman paket sepeda motor ke kampung halaman pada saat arus mudik lebaran sudah dilakukan oleh PT KAI. Namun demikian hal tersebut harus lebih dimasifkan lagi.

“Polanya mereka pulang dengan kendaraan umum, tetapi kendaraan tersebut di paketkan. Nantinya kalau ada stimulus dari pemerintah itu akan gratis, tapi kalau swasta yang melakukan pekerjaaannya pasti bisnis. Tapi bukan semata mata di ongkos atau biaya, tapi ini masalah keselamatan, keselamatan lebih di dahulukan dari sekedar pulang kampung. Mudah mudahan tahun depana ada pengembangan tentang pola mudik ini,” katanya.

Dikatakan Heryawan, saat ini arus mudik sudah memasuki H-4 lebaran, sehingga  persiapan untuk arus mudik pun sudah semakin siap.

“Sekarang masuk H-4, insyaaloh kita lebih sigap, termasuk sarana dan infrastruktur jalan sudah disiapkan, termasuk kawasan utara  yang paling parah pun, karena  sekarang ini  ada jalan tol, jadi itu bisa mengurai kemacetan, mudah mudahan kedepan pun ada jalan tol yang baru, sekarang Nagreg sudah 2 jalur, kawasan utara juga selesai, bahkan 2017 ada jaln tol Cisundawu dan Ciawi Sukabumi sebagiannya ada yang selesai. Pokoknya tiap tahun ada penyelesaian,” terangnya.

Tidak hanya itu saja, lanjutnya, jalur alternatif pun kini sudah dipersiapkan. Namun demikian pihaknya berharap para pemudik yang melintas di jalur alternatif bisa lebih berhati hati, mengingat masih ada keterbatasan rambu rambu lalu lintas dan penerangan di lokasi tertentu.

“Tentunya jalur alterntif digunakan juga, hati hati, gunakan jalur alternatif dengan baik, periksa kendaraan, termasuk kondisi drivernya,  mudah mudahan tidak ada kendala dilapangan,”katanya

Sumber : http://www.galamedianews.com/