Pemprov Jabar Buka Penerimaan 500 CPNS

by -105 views
 Pemprov Jawa Barat bakal membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Yang disiapkan, 500 lowongan CPNS untuk ditempatkan di berbagai bidang.
 
Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Iwa Karniwa mengajak masyarakat yang berminat menjadi Apatatur Sipil Negara (ASN) untuk ikut serta berkompetisi dalam proses seleksi CPNS Pemprov Jabar.
 
“Kalau ada yang berminat, silakan saja (mendaftar), nanti ada di website Kementerian PAN-RB (Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi),” ajak Iwa, seusai mengikuti Salat Iduladha 1439 Hijriah di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (22/8/2018).
 
Menurut dia, pihaknya akan menjaga proses seleksi CPNS ini agar tetap transparan dan terbuka. Saat ini hasil CPNS yang lolos tahapan itu bisa langsung diketahui pendaftar pada hari pelaksanaan seleksi.
 
“Tes itu menggunakan satu sistem dimana pada saat tes tertulis, saat itu juga diketahui nilainya, sehingga kemungkinan adanya hal yang tidak diinginkan, bisa dihindari,” paparnya.
 
Dia mengatakan, formasi lowongan CPNS Pemprov Jabar akan mulai dibuka Agustus 2018 ini. Pihaknya kini tinggal menunggu arahan dari Kementerian PAN-RB untuk pelaksanaam seleksi tersebut. “Tinggal proses eksekusi saja. Jadi, kami sudah menyiapkan, tinggal menunggu arahan Kementerian PAN-RB saja,” katanya.
 
Lebih lanjut Iwa memaparkan, Pemprov Jabar kini membutuhkan pegawai di bidang-bidang teknis. Karena itu, formasi CPNS yang lebih tersedia ada posisi tersebut. Tambah dia, untuk ASN di bidang teknis administrasi sudah cukup banyak dimiliki pada lingkungan pemprov.
 
“Tapi bidang-bidang yang lebih teknis memang dibutuhkan, seperti tenaga medis dan guru yang (tingkat) pensiunnya cukup banyak. Tapi lebih detailnya, nanti bisa dilihat di web PAN-RB,” bebernya.
 
Memang saat ini Kementerian PAN-RB kini dipimpin sosok baru. Meski begitu, pihaknya yakin tidak akan mempengaruhi pelaksanaan seleksi CPNS, termasuk di Jabar.
 
“Hanya mungkin pak menteri baru harus ada konsolidasi organisasi. Di mana pun bila ada pejabat baru kan konsolidasi dan setelahnya ada percepatan, termasuk juga proses penerimaan CPNS,” katanya.
 
Iwa menambahkan, lantaran dalam setiap tahunnya jumlah ASN yang pensiun di Pemprov Jabar cukuk banyak, kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Pemprov Jabar, termasuk di dalamnya tenaga pendidik untuk jenjang pendidikan SLTA cukup besar.
 
Dia memaparkan, dalan setiap tahun ada sekitar 2000 hingga 3000 PNS termasuk guru yang pensiun. “Tapi penerimaan jauh lebih kecil. Jadi bukan zero grow lagi, tapi berkurang,” jelasnya.
 
Meski begitu, Iwa menilai wajar minimnya penerimaan CPNS tersebut. Selain untuk mengurangi beban anggaran belanja pegawai, kata Iwa, hal itu pun berkaitan dengan peningkatan kualitas para ASN, khususnya di lingkungan Pemprov Jabar.
 
“Sehingga, meskipun berkurang, tupoksi kinerjanya akan lebih tinggi, jadi kualitas yang akan kita tingkatkan. Misalnya dulu dia mengerjakan lima surat, nanti mah jadi 10 surat,” pungkasnya.