Pendaftaran CPNS Masih Bermasalah

by -19 views

Pendaftaran CPNS Masih Bermasalah

Jatinangorku.com – Sistem Computer Assisted Test (CAT) yang digunakan dalam pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS), yang dibuka 22 Agustus 2014 bermasalah. Menurut Humas Kementerian Birokrasi Reformasi dan Aparatur Negara (Kemempan), Herman Suryatman, hal tersebut terjadi karena banyaknya jumlah pendaftar.

“Hari pertama portal dibuka, jumlah pengunjung mencapai 5.000. Hal tersebut tidak sebanding dengan kapasitas portal. Otomatis server yang dimiliki Kemenpan mengalami gangguan,” kata Herman saat ditemui “GM” di kantor Kec. Jatinangor, Jln. Ir. Soekarno, Minggu (24/8).

Oleh karena itu, dia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat karena kendala yang terjadi di luar jangkauan kemampuannya. “Sebetulnya dari bandwidth dan kapasitas server sudah memadai, mungkin karena dibuka dalam waktu bersamaan, sehingga ada kendala,” ujarnya.

Kendati demikian, Herman meyakini akses untuk masuk ke portal tersebut akan kembali normal Minggu malam. Ia pun mengaku akan tetap berusaha agar masyarakat bisa mendaftar lewat online.

Dituturkannya, masyarakat tidak perlu khawatir, karena Kemenpan dan Panitia Seleksi Nasional (Pansenal) menjamin akan memberikan pelayanan terbaik.

“Kami pun sudah menyiapkan portal alternatif, jadi untuk masyarakat yang ingin mengakses informasi seputar CPNS cukup buka di portal formasi2.mempan.co.id dan formasi3.mempan.co.id. Sementara untuk portal panselnas.mempan.co.id bisa konsentrasikan untuk pendaftaran secara online,” terangnya.

Jangan buru-buru

Herman juga menyarankan agar masyarakat pendaftar tidak terburu-buru dan tetap tenang ketika masuk portal karena batas akhir pendaftaran, yaitu 7 September 2014.

“Kami menerima keluhan dan pengaduan. Proses seleksi CPNS 2014, sesuai komitmen menteri, Panselnas, lintas institusi, bahwa akan kami laksanakan secara bersih, profesional tanpa korupsi,” tegasnya.

Kategori 2 saat ini sedang dalam proses. Para pendaftar yang sudah dinyatakan lulus akan segera diverifikasi oleh instansi terkait yang dilengkapi dengan surat tanggung jawab mutlak. Menurutnya, sebagian besar sudah masuk di Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Bagi K2 yang memenuhi persyaratan tapi tidak lolos, kami harapkan untuk bersabar, karena saat ini kami sudah melayangkan surat kepada Pejabat Pembina Kepegawaian agar melakukan verifikasi terhadap seluruh K2 yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ungkap Herman.

Hal tersebut sebagai bahan pertimbangan untuk mengisi kekosongan formasi yang ditinggalkan K2 yang tidak memenuhi persyaratan.

“Tolong hindari pula calo-calo yang gentayangan, jangan sampai ada yang menjanjikan kemudian ditanggapi. Kalau ada kendala silakan lapor kepada kami. Kami tidak memberikan toleransi terhadap penyimpangan,” pungkasnya.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/