Penderita HIV/AIDS di Sumedang Tercatat 400 Orang

by -254 views

PENGIDAP HIV (human immunodeficiency virus)/AIDS (acquired immunodeficiency syndrome)  di Kab. Sumedang, hingga saat ini terdeteksi lebih dari 400 orang. Sebagian besar pengidap  HIV/Aids, berasal dari kalangan heteroseksual dan homoseksual serta prilaku menyimpang seks lainnya.

“Data tersebut merupakan angka akumulatif hingga 2017,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kab. Sumedang, dr. Reny Kurniawati, saat menggelar persiapan memperingati Hari Aids Se-dunia, Jumat (30/11/2018).

Dikatakannya, besar kemungkinan pengidap HIV/AIDS di Kab.Sumedang lebih dari 400 orang. Hal itu mengingat data tersebut merupakan hasil penjangkauan.

Disamping itu, faktor lain yang diduga menjadi pemicu meningkatnya penyebaran HIV/AIDS, salah satunya adanya mobilisasi massa dibeberapa lokasi proyek besar di wilayah Sumedang, seperti Pembangunan Waduk Jatigede dan Jalan Tol.

Indikasi itu, diperkuat dengan ditemukannya penyebaran HIV/AIDS di wilayah Kecamatan Jatigede, Rancakalong, Ujungjaya dan sekitarnya. “Bahkan sekarang berdasarkan data hasil penjangkauan, terjadi penyebaran HIV/AIDS di seluruh wilayah Kecamatan di Kab.Sumedang,” ungkapnya.

Menurut Reny, dari 5.670 kunjungan ke Puskesmas, dan melakukan tes HIV/AIDS pada 2017, sebanyak 132 orang diantaranya dinyatakan positif. Bersama penderita yang lain, kini mereka on anti retro viral (ARV) atau mendapat penanganan dengan rutin meminum ARV.

Terlepas dari persoalan  itu, pihaknya terus berusa untuk menghilangkan stigma buruk dan diskriminasi  bagi penderita ODHA (orang dengan HIV/AIDS). Karena yang harus dipahami masyarakat adalah bukan harus menjauhi orangnya, melainkan penyakitnya. 

Apalagi pada dasarnya HIV/AIDS itu tidak mudah menular. Sebab penularannya sangat spesifik, yakni melalui hubungan seks bebas atau menggunakan alat suntikan bersama dengan penderita ODHA.

“Untuk itu, kami mengajak agar memberikan suport bagi penderita ODHA yang ada disekitarnya, sehingga mereka dapat menjalani hidup layaknya orang yang sehat,” tandasnya.

 

 

 

 

Sumber : http://www.galamedianews.com