Pengantar Maba Unpad Ditemukan Tewas di Parit

by -281 views


JATINANGOR (GM) – Tatang Leonardo (70), pengantar mahasiswa baru (maba) Unpad, warga Cipinang, Kel. Cipinang, Kota Bekasi, ditemukan tewas di parit di kawasan kampus Unpad, tak jauh dari gedung Pusat Pelayanan Basic Science (PPBS) atau Gedung Biru, Jatinangor, Kab. Sumedang, Senin (9/7) sekitar pukul 16.50 WIB.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun “GM”, Selasa (10/7), mayat korban ditemukan sopir angkutan kampus Unpad, Ade Junawan (45) saat melintas usai mengantarkan mahasiswa ke gedung Balai Santika. Saat ditemukan, korban terbujur dengan kepala masuk ke dalam parit sedalam setengah meter, tak jauh dari jalan di mana saksi melintas.

Keluarga yang menunggu jenazah korban di Klinik Unpad saat dimintai komentar mengungkapkan, korban datang ke kampus Unpad untuk mengantar cucunya daftar ulang setelah diterima di Unpad. “Kami datang ke Unpad untuk mengantar anggota keluarga kami yang diterima di Unpad,” jelas Jonatan (32), cucu korban.

Menurutnya, saat anggota keluarga lain masuk mengantar ke dalam Gedung Balai Santika, korban (kakeknya) lebih memilih menunggu di mobil yang diparkir tak jauh dari lokasi pendaftaran ulang untuk maba.

Setelah melakukan pendaftaran, lanjut Jonatan, kakeknya ternyata tidak ada di mobil. Setelah menunggu selama 20 menit, ia bersama keluarganya memilih keluar area Unpad untuk mencari tempat kos.

Ditambahkan Jonatan, setelah mencari tempat kos, keluarga langsung menuju tempat parkir semula dan korban masih belum ada. Namun tak lama kemudian, pihak keluarga mendapat kabar dari petugas keamanan bahwa ada laki-laki yang meninggal di parit dan jenazahnya telah dibawa ke poliklinik kampus. “Setelah datang ke poliklinik, ternyata orang yang meninggal itu kakek kami,” tuturnya.

Kapolsek Jatinangor, AKP Rikky mengatakan, korban diduga terpeleset saat jalan-jalan di area kampus.

 

sumber : klik-galamedia