Pengendara Keluhkan Kerusakan Jalan Sumedang-Tomo

by -31 views

Pengendara Keluhkan Kerusakan Jalan Sumedang-Tomo

Jatinangorku.com – Sejumlah pengendara mobil yang melintasi jalur nasional Jalan Raya Ir. Soekarno Jatinangor hingga ke kawasan Kota Sumedang yang berujung di Kec. Tomo, Kab. Sumedang, mengeluhkan kerusakan jalan di jalur jalan tersebut. Bahkan, kerusakan jalan tampak di sejumlah titik hingga tembus ke Kota Cirebon, Jawa Barat. Kerusakan jalur jalan itu menghambat lalulintas dan rawan kecelakaan.

“Adanya kerusakan jalan di jalur jalan antar kabupaten yang merupakan status jalan nasional/negara itu, harus mendapatkan perhatian pemerintah pusat atau provinsi. Jalur jalan itu sepertinya nyaris 24 jam dilintasi kendaraan dari arah Cirebon tujuan Bandung maupun sebaliknya,” kata Asep Dedi Suhendri, pengendara mobil yang baru pulang dari Cirebon menuju Kec. Jatinangor kepada klik-galamedia.com di Jatinangor, Rabu (19/2/2014). 

Dedi, yang saat ini bekerja di perusahaan swasta di Kec. Cileunyi, Kab. Bandung itu mengatakan, kerusakan jalan di jalur nasional itu, diduga karena banyaknya lalulintas truk fuso yang bermuatan bahan bakar batu bara dari arah Cirebon menuju Kec. Cimanggung, Kab. Sumedang. Selain itu, pendistribusian bahan bakar batu bara untuk sejumlah kawasan industri di Kab. Bandung yang merupakan pengguna bahan bakar serupa. 

“Dengan banyak angkutan truk yang membawa bahan bakar batu bara, membuat pengendara lainnya terhambat. Apalagi ditambah kondisi jalan di sejumlah titik banyak yang rusak dan bolong,” kata Dedi.

Dia memperhatikan, jalan yang masih terlihat mulus itu, hanya di depan timbangan truk yang membawa bahan bakar batu bara dan barang-barang lainnya. “Karena semua truk fuso yang mengangkut barang-barang masuk ke lokasi timbangan, sepertinya kondisi jalan yang masih mulus berada di depan lokasi timbangan,” katanya. 

Dikatakannya, lokasi timbangan truk pengangkut barang itu, berada di sekitar jalur Tomo Kab. Sumedang. “Melihat kerusakan jalan itu, banyak dikeluhkan masyarakat. Soalnya, rawan kecelakaan,” katanya. 

Sementara itu, di Kec. Rancaekek, Kab. Bandung, yang berbatasan dengan Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang, pada Rabu kemarin sedang dilakukan pengerasan jalan. Pengerasan jalan sepanjang ratusan meter itu yang menghubungkan kawasan Rancaekek dengan Kec. Jatinangor

“Saat ini sedang dilakukan pengerjaan dengan cara dilakukan pengerasan,” kata Cecep Suhendar, Anggota DPRD Kab. Bandung yang memantau pengerjaan pembangunan jalan tersebut. 

Menurut Cecep, setelah selesai pengerasan dan pembangunan jalan dengan cara diaspal atau dibeton, dalam waktu dekat pihaknya berencana untuk meresmikan pembangunan jalan tersebut. Soalnya, dalam pembangunannya selain melibatkan pemerintahan setempat, juga bekerjasama atau sabilulungan dengan pihak perusahaan yang ada di jalur jalan tersebut. 

Berdasarkan pemantauan klik-galamedia.com, Rabu kemarin, sejumlah pekerja terlihat melakukan pengerasan jalan dengan menggunakan material batu di jalur jalan yang menghubungkan Rancaekek-Jatinangor tersebut. Satu unit stom wall pun tengah melakukan pengerasan jalan. Karena ada pengerjaan pembangunan jalan, jalur jalan pun dibuka tutup. 

Sementara di jalur jalan yang sama, sebagian sudah dilakukan pengerjaan dengan cara dibeton atau dicor. Pengecoran jalan itu masuk ke wilayah Kec. Rancaekek. Dengan adanya pengerjaan pembangunan jalan itu memberikan rasa nyaman kepada masyarakat setempat. Sebelumnya, jalur jalan tersebut mengalami kerusakan cukup parah, selain sering terendam banjir dari luapan Sungai Cikeruh. kos

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/