Pengguna Jalan di Jatinangor Keluhkan Bekas Galian Kabel

by -108 views


JATINANGOR (GM) – Bekas galian kabel salah satu provider yang tengah dikerjakan di sejumlah titik di Jalan Raya Jatinangor, Kab. Sumedang, saat ini banyak dikeluhkan warga. Pengerjaan proyek terkesan seenaknya tanpa memperhitungkan keselamatan pengguna jalan.

Pantauan “GM”, Selasa (26/6), proyek galian kabel provider baru tersebut tidak hanya di sejumlah ruas Jalan Raya Jatinangor, tapi juga melintasi sejumlah desa. Di antaranya Desa Hegarmanah, Cikeruh, Cipacing, dan Desa Cibeusi, Kec. Jatinangor.

Galian membuat jalanan lincin dan memicu kemacetan. Warga yang halaman rumahnya terkena proyek galian juga kesal pengelola proyek sama sekali tidak meminta izin kepada pengurus RW setempat.

Selain itu, pipa milik PDAM Tirta Medal juga terputus karena terkena cangkul pekerja proyek galian kabel tersebut. Akibatnya, petugas PDAM turun ke lapangan, sekaligus meminta pertanggungjawaban pengelola.

Salah seorang warga Desa Cikeruh, Hendri (26) mengatakan, sudah dua pekan ini saluran PDAM tidak jalan karena ada saluran yang terputus. “Pipa PDAM terputus sudah dua pekan,” katanya.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Ahmad (38). Pekerjaan proyek terkesan asal-asalan dan tidak ada kontrol dari mandor lapangan sehingga tanah meluber ke jalan. Ini sangat membahayakan kendaraan terutama roda dua. “Gara-gara tanah galian di jalan, saya nyaris terjatuh,” katanya.

Selain itu, sejumlah ruas jalan menyempit sehingga menimbulkan kemacetan di Jalan Raya Jatinangor.

Sementara itu, pelaksana proyek galian, Tomo saat dikonfirmasi “GM” menyatakan, terkait proyek galian untuk kabel ini tidak ada persoalan. “Proyek tak ada persoalan, termasuk izin pekerjaan sudah dikantongi dari Kementerian Pekerjaan Umum,” katanya.

Sumber : klik-galamedia