Penolakan Warga Karena PDAM Kurang Sosialisasi

by -32 views

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumedang meminta PDAM Tirta Medal Kabupaten Sumedang, segera menyosialisasikan proyek pengambilan air bersih di mata air Legoksawit di lokasi galian c kaki Gunung Tampomas, tepatnya di Dusun Margamukti, Desa Licin, Kecamatan Cimalaka. DPRD menilai PDAM belum pernah melakukan sosialisasi terhadap warga sekitar.

“Sebetulnya, apa yang disampaikan PDAM bahwa mereka akan melakukan sosialisasi ulang terkait projek pengambilan air bersih di mata air Legoksawit Desa Licin itu, sangat keliru. Sebab, hingga kini PDAM belum pernah melakukan sosialisasi terhadap warga sekitar. Saya tahu, karena berdasarkan pengakuan warga. Kebetulan, saya ini anggota dewan di daerah pemilihan wilayah Cimalaka sehingga tahu betul kondisi di sana,” ujar salah seorang Anggota DPRD Sumedang, Zulkipli M. Ridwan di Sumedang, Kamis 15 Desember 2016.

Menurut dia, meski PDAM sempat mengirimkan surat undangan untuk melakukan musyawarah dan sosialisasi kepada warga sekitar di Dusun Margamukti, undangannya ditolak warga. Pasalnya, undangannya hanya untuk warga di wilayah 2 RW. Seharusnya, semua warga Dusun Margamukti sebanyak 10 RW. “Karena undangan musyawarahnya ditolak warga, sehingga PDAM belum pernah sosialisasi,” ujar Zulkipli.

Selain berdasarkan penuturan warga, ia pun sempat mengingatkan PDAM beberapa kali agar secepatnya melakukan sosialisasi, sebelum membangun bak penampungan untuk pengambilan air bersih di sekitar mata air Legoksawit. Akan tetapi, sarannya tidak digubris oleh PDAM hingga akhirnya pembangunannya diprotes lalu disegel masyarakat sekitar.

Zulkipli menjelaskan, karena tidak disosialisasikan terlebih dahulu, wajar jika warga Dusun Margamukti menolak hingga menyegel projek pembangunan bak penampungan air bersih tersebut. Mereka khawatir pengambilan air bersih oleh PDAM, menyebabkan debit air di lokasi mata air Legoksawit jadi berkurang. Apalagi mata air itu, sudah bertahun-tahun dikelola warga sekitar untuk penyediaan air bersih di Dusun Margamukti.

“Terus terang, saya mengapresiasi sikap warga yang menolak projek pengambilan air bersih oleh PDAM, akibat tidak disosialisasikan. Jika tidak, warga akan dianggap lemah. Seharusnya, PDAM jauh-jauh hari melakukan sosialisasi sebelum projeknya dikerjakan,” ujarnya.

Ditanya pascapenyegelan projek pembangunan bak penampungan air bersih oleh warga membuat PDAM berencana akan melakukan sosialisasi, Zulkipli mengatakan sudah seharusnya PDAM berbuat seperti itu. Asalkan, sosialisasinya harus mengikutsertakan semua warga Dusun Margamukti sebanyak 10 RW