Penumpang DAMRI Merosot

by -98 views

Kebun Emas 486 x 60

JATINANGORKU.COM (22/5)

Buntut mogoknya angkutan kota (angkot) 04 jurusan Cileunyi-Ciakar-Sumedang, Senin (20/5), Kepala Perum DAMRI Bandung, Drs. Sadiyo angkat bicara. Menurut Sadiyo yang ketika dihubungi “GM”, Selasa (21/5), sedang berada di Yogyakarta, DAMRI bukan penyebab menurunnya penumpang angkot 04.

“Sebab kalau berbicara tentang penurunan penumpang, DAMRI pun mengalami hal serupa. Bahkan itu terjadi di seluruh jalur yang dilayani DAMRI. Penurunan sejatinya lebih disebabkan banyaknya penumpang angkutan umum yang beralih ke sepeda motor,” katanya.

Ia menyebutkan, banyaknya masyarakat yang beralih ke sepeda motor karena memang dinilai lebih murah dan efisien. Meski pengguna sepeda motor harus lebih berhati-hati, mengingat tingkat kecelakaan yang terjadi akhir-akhir ini didominasi sepeda motor.

Apalagi, tambah Sadiyo, saat ini tidak sulit bagi siapa pun untuk mendapatkan sepeda motor. Karena banyak kemudahan yang diberikan dealer untuk memperoleh sepeda motor, khususnya untuk kredit.

Namun yang jelas, menurut Sadiyo, layanan DAMRI ke wilayah Tanjungsari sudah sesuai prosedur. Selain berdasarkan permintaan dari masyarakat, beroperasinya DAMRI hingga ke Tanjungsari juga berdasarkan surat keputusan Gubernur Jawa Barat.

“Sebab itu agak aneh juga kalau disebutkan DAMRI sebagai penyebab utama menurunnya penumpang angkot 04. Sebab realitanya memang sudah beberapa tahun terakhir, semua perusahaan transportasi mengalami penurunan penumpang. Dan itu terjadi hampir di semua jurusan. Kecenderungannya memang seperti itu,” ungkapnya.

Selain itu, kata Sadiyo, yang melintas di jalur tersebut bukan hanya DAMRI. “Banyak bus AKDP maupun AKAP dari Cirebon, Majalengka, Indramayu, Kuningan, Kadipaten, Cikijing, Tegal, Semarang, dan lain-lain. Termasuk elf yang juga mengangkut penumpang hingga ke Terminal Cicaheum dan Leuwipanjang,” ujarnya.

Seharusnya, lanjut Sadiyo, sesama perusahaan transportasi tidak saling menyalahkan. Namun sebaliknya perlu meningkatkan sinergi, tidak malah saling mematikan. “Akibat aksi mogok yang terjadi kemarin, semua dirugikan. Bukan hanya pengusaha angkot 04 dan DAMRI, masyarakat pun ikut dirugikan,” katanya.

(B.34/B.105)**

Kebun Emas 486 x 60