Penutupan Drainase Tuai Protes Warga Cipacing

by -37 views

Kebun Emas 486 x 60

JATINANGORKU.COM (22/5)

Penutupan drainase Jln. Ir. Soekarno, tepatnya di perumahan milik PT Koryza di Desa Cibeusi, Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang, menuai protes warga. Pasalnya, sungai (selokan cacing) yang panjangnya sekitar 10 meter itu ditutup oleh pengembang dijadikan badan jalan.

Kondisi itu diduga menyebabkan sirkulasi air di lokasi tersebut tidak lancar sehingga merugikan warga Desa Cipacing. Hal tersebut dibenarkan Plt. Kades Cipacing, Dadan saat ditemui wartawan di Jatinangor, Selasa (21/5). “Benar, kami kerap menerima laporan dari warga Desa Cipacing terkait ditutupnya selokan cacing di sekitar PT Koryza,” katanya.

Dadang mengungkapkan, mayarakat kerap mengeluhkan aliran air di selokan tak lancar setelah ditutup pengembang. Warga menduga penutupan badan selokan itu juga mengganggu sirkulasi air.

Menanggapi keluhan warga, Ketua Komite Masyarakat Peduli Lingkungan (KMPL), Apih Jaja Dipraja menyesalkan jika pembangunan yang notabene positif, tak memperhatikan dampaknya. 

“Kami berharap Pemkab Sumedang lebih cermat menentukan pembangunan dalam berbagai bidang. Harus dikaji secara teknis apa pun bentuknya,” katanya seraya menambahkan, aparat dari mulai tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten, sebelumnya memperhatikan aspek lingkungan segala bentuk pembangunan.

“Saya mendukung apa pun bentuknya pembangunan. Karena jika ada pembangunan, dipastikan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat. Namun, tolong jangan sampai ada yang dirugikan,” kata Apih.

Sementara itu, ketika sejumlah wartawan hendak menemui pimpinan PT Koryza, salah seorang pegawai menyebutkan pimpinannya sedang tak berada di kantor.

(B.115)**

Kebun Emas 486 x 60