Penyebab Wanita Jauh Lebih Emosional

by -38 views

Jatinangoku.com – PERBEDAAN reaksi emosional antara wanita dan pria salah satunya karena struktur otak yang berbeda.

Jangan kaget bila menemukan banyak wanita di lingkungan sekitar, begitu ekspresif menunjukkan reaksi emosional saat menonton serial drama Korea maupun tayangan dramatis lainnya.

Seorang penggemar drama Korea yang tinggal di Kota Cimahi, Rullyan (24) mengaku, tidak bisa menyembunyikan emosi ketika menonton beberapa serial drama Korea seperti Master Sun, Winter Sonata, Endless Love, A Thousand Days Promise.

“Mau nonton sama teman atau sendiri pasti terbawa emosi. Sering tertawa atau senyum-senyum sendiri, menangis karena sedih. Kadang gemas, kesal, atau jadi kepingin marah,” ungkapnya, belum lama ini.

Respons emosional seperti itu tentu dapat pula terekspresikan kaum hawa ketika menghadapi berbagai masalah sehari-hari. Tentu semua itu bukan tanpa dasar yang kuat.

Dalam sebuah studi terbarunya, tim peneliti University of Basel menemukan, berbagai bentuk respons emosional di atas, salah satunya terjadi karena adanya perbedaan struktur otak wanita dan pria.

Penelitian skala besar ini difokuskan untuk mencari tahu pola hubungan gender antara emosi, kinerja memori, dan aktivitas otak. Salah satu hasil kesimpulan dari penelitian itu, para wanita lebih cepat terangsang ketika melihat gambar atau peristiwa emosional dibanding pria.

“Penelitian ini menunjukkan, jika dikaitkan masalah gender, maka pengolahan emosi dan memori memiliki mekanisme berbeda antara laki-laki dan wanita,” kata pemimpin studi Dr Annette Milnik seperti dikutip situs Dailymail.co.uk, pekan lalu.

Penelitian sebelumnya menunjukkan, emosi sangat mempengaruhi ingatan seseorang. Artinya, situasi yang lebih emosional memungkinkan kita lebih mudah diingat dibanding situasi biasa.

Lalu muncul sebuah pertanyaan, apakah wanita mengungguli pria dalam tes memori karena cara mereka memproses emosi lebih peka dibandingkan laki-laki?

Secara umum, perbedaan gender tidak terkait langsung dengan respons emosional. Namun dalam tes memori berikutnya, ternyata peserta wanita dapat mengingat lebih banyak gambar secara signifikan dibandingkan laki-laki.

Dengan menggunakan data fMRI dari 696 subjek tes, para peneliti dapat menunjukkan, penilaian wanita terhadap peristiwa emosional negatif lebih kuat dibanding laki-laki.

“Hasil ini akan mendukung kepercayaan umum bahwa perempuan lebih ekspresif dibanding pria,” jelas Dr Klara Spalek, penulis studi itu.

Temuan ini juga membantu memberikan pemahaman yang lebih baik tentang perbedaan gender tertentu, dalam pengolahan informasi.

“Pengetahuan ini penting diketahui kalangan medis dan masyarakat, karena banyak penyakit neuropsikiatri juga berhubungan dengan perbedaan gender,” tegasnya.

Sumber : http://www.inilahkoran.com/