Penyelenggaraan UNBK 2018 Masih Terkendala Teknis

by -31 views

Kendala teknis masih mewarnai pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018. Di antaranya terkait keterbatasan jumlah komputer, mati listrik, dan soal tak bisa dibuka karena internet terputus.

Berdasarkan data dari posko pengaduan yang dibuka oleh Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), kendala tersebut membuat pelaksanaan UNBK pada hari pertama di sejumlah daerah pinggiran selesai tidak tepat waktu.

Kendati demikian, UNBK berjalan lancar bagi provinsi yang mampu menyelenggarakan 100% UNBK pada jenjang SMK. FSGI juga mencatat, tidak ditemukan dugaan kecurangan seperti kebocoran soal dan kunci jawaban. Kendala kekurangan komputer diatasi dengan resources sharing dari sekolah lain dan bantuan pemerintah daerah.  

“Kendala teknis yang dilaporkan dari beberapa wilayah di NTB seperti Bima, Dompu, dan Lombok Utara. Di SMK Beringin Jaya, Dompu bahkan sempat mengalami server offline akibat listrik padam, dan ketika listrik menyala harus melakukan pengaturan ulang server karena virtual machine mengalami gangguan,” kata Sekretaris Jenderal FSGI Heru Purnomo di Jakarta, Selasa, 3 April 2018.

Ia menuturkan, kendala teknis terus berulang setiap tahun meskipun jumlahnya semakin sedikit. Menurut dia, di SMKN 1 Kilo, Dompu, pelaksanaan UNBK harus tertunda dan baru selesai pukul 19.45 WITA. 
Di SMKN 4 Kabupaten Bima listrik padam sehingga terpaksa menggunakan genset. “Di SMKN 1 Bima bahkan terpaksa dilayani dengan token offline dari dinas provinsi karena jaringan internet terputus,” ujarnya.

Ia menyatakan, kendala paling serius terjadi di di SMKN 1 Pemenang dan SMKN 1 Tanjung, Lombok Utara. Menurut dia, siswa tidak bisa mengisi jawaban karena soal pilihan ganda tidak bisa diklik oleh mouse. Siswa terpaksa menjawab manual dengan menggunakan keyboard. “Itu pun option E tidak bisa,” katanya.

Ia mengatakan, pelaksanaan UNBK SMK di Jawa Barat relatif berjalan lancar dan tidak menemukan kendala berarti. Berdasarkan pemantauan di SMKN 2 Karangjaya, Tasikmalaya, UN berjalan lancar mulai dari sesi satu sampai terakhir. Menurut dia, secara umum UNBK SMK berjalan baik meskipun ada beberapa kendala teknis. 

“Namun kejadian seperti ini (terkendala teknis) tentu bisa juga mempengaruhi psikologis siswa dalam mengikuti ujian. Bahkan, di luar Pulau Jawa dapat membuat siswa kelelahan menunggu karena ada sesi yang baru selesai hampir magrib,” ucapnya.

Kerja sama dengan PLN

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, pelaksanaan UNBK tahun ini jauh lebih baik daripada sebelumnya. Pasalnya, PT PLN mendukung kelancaran pasokan listrik ke daerah-daerah. Bahkan PLN turut menyediakan cadangan listrik berupa genset untuk daerah yang mengalami pemadaman listrik secara bergilir.

Ia menuturkan, beragam kendala teknis UNBK SMK akan dievaluasi dan diperbaiki sehingga pelaksanaan UNBK untuk jenjang SMA, SMP sederajat minim kendala. Menurut dia, dukungan dari pemerintah daerah sangat membantu pelaksanaan UNBK berjalan lancar

 ”Kalau seandainya terjadi temuan selama pelaksanaan UN akan dijadikan dasar untuk melakukan perbaikan,” kata Muhadjir. 

Ia mengakui, sejumlah daerah pinggiran mendapat perhatian khusus. Muhadjir akan melihat langsung ke lapangan untuk memastikan UNBK berjalan dengan baik. “Untuk ketersediaan listrik kami kerja sama dengan pihak PLN sedangkan internet dengan Telkomsel,’ ucapnya.***

 

 

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com