Penyidik Geledah Sekretariat Daerah Sumedang

by -79 views

 

Pasca penetapan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi uang sewa tower Radio eRKS, sebesar Rp 400 juta, tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumedang yang beranggotakan 10 orang, mendatangi Sekretariat Daerah di Gedung Induk Pusat Pemerintah Kab. Sumedang, Selasa (19/7/2016).

Setiba di lokasi, penyidik langsung menyasar dan menggeledah sejumlah ruangan. Yakni Ruangan Bagian Umum dan Bagian Pengelolaan Barang Daerah. Selanjutnya, untuk mencari dokumen yang dibutuhkan tim langsung bergerak ke Kantor Dinas Pengelolan Keuangan dan Aset (DPPKA) serta Kantor Arsip Daerah.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumedang, Ewang Jasa Rahadian S.H.,M.H. melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Deny Marincka Pratama S.H., mengatakan, tim yang diterjunkan dalam kegiatan penggeledahan di Sekretariat Daerah tersebut, beranggotakan 10 orang. Terdiri dari unsur Seksi Pidsus dan Intel.

“Tadi kami melakukan penggeledahan bersama-sama dengan Seksi Intel,” tandas, Deny.

Namun meski sudah dengan amat cermat melakukan penggeledahan dan memintai keterangan dari pejabat dan staf yang ada disana, penyidik nihil menemukan dokumen yang dicarinya.

Kecuali itu, penyidik berhasil mengamankan registrasi surat masuk dan ke luar yang ada pada Bagian Umum. “Selama melakukan penggeledahan dibeberapa tempat, kami tidak menemukan dokumen yang dicari. Namun kami berhasil mengamankan registrasi surat masuk dan ke luar yang bisa dijadikan petunjuk, dalam mengungkap kasus dugaan korupsi yang sedang kami tangani,” ujarnya.

Sebelumnya, Senin (18/7/2016) penyidik telah memeriksa Nn, Ed dan Ar, dalam kapasitasnya sebagai tersangka dugaan korupsi uang sewa tower Radio eRKS sebesar Rp 400 juta, yang disetor oleh provider telepon seluler.