Penyimpangan Simpeg Mulai Diselidiki

by -106 views

Penyimpangan Simpeg Mulai Diselidiki

Jatinangorku.com – Polisi tengah membidik dugaan penyimpangan program Sistem Informasi Kepegawaian (Simpeg) di lingkup Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kab. Sumedang senilai Rp 500 juta yang bersumber dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kab. Sumedang 2009.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun “GM”, Kamis (26/6), beberapa pegawai BKD sudah dimintai keterangan oleh polisi. Termasuk sejumlah dokumen pen­ting dan SPj (surat pertanggungjawaban) terkait pelaksanaan program tersebut sudah diamankan.

“Kami sudah beberapa kali kedatangan penyidik dari Polres Sumedang. Bahkan, sejumlah dokumen penting serta SPj, terkait pelaksanaan program Simpeg 2009, sudah kami serahkan, sesuai yang diminta,” kata Kepala BKD Kab. Sumedang, Dr. Dady Mulyadi.

Sejak dugaan penyimpangan program Simpeg itu bergulir di kepolisian, sudah ada beberapa bawahannya yang dimintai keterangan. Bahkan, guna memberikan rasa nyaman selama menjalani pemeriksaan itu, pihaknya sudah meminta bantuan pendampingan dari Bagian Hukum Setda Kab. Sumedang.

“Kita ajukan permohonan kepada bagian hukum untuk memberikan pendamping bagi mereka yang akan dimintai keterangan oleh penyidik. Bukan apa-apa, biar mereka merasa nyaman selama menjalani pemeriksaan. Sehingga, mereka bisa dengan gamblang memberikan keterangan atau jawaban sesuai pertanyaan penyidik,” katanya.

Terkait proses hukum atas dugaan penyimpangan pada program Simpeg itu, secara tegas Dady mengatakan akan bersikap kooperatif dan memberikan keterangan sesuai kapasitasnya. “Karena itu, kita akan menyerahkan dokumen yang dibutuhkan dan diminta penyidik, serta akan memberikan keterangan sesuai dengan kapasitas masing-masing. Artinya kita akan bersikap kooperatif,” ujarnya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Niko N. Adi Putra, ketika dikonfirmasi mengata­kan, terkait pengungkapan dugaan penyimpangan program Simpeg di lingkup BKD Kab. Sumedang, masih dalam tahap pengumpulan materi. “Nanti, kalau sudah ada perkembangannya, pasti kita kabari,” ujarnya.

Sumber : http://www.klik-galamedia.com/