Perizinan Usaha di Zona Industri Dipermudah

by -50 views

Perizinan Usaha di Zona Industri Dipermudah

Jatinangorku.com – Pemkab Sumedang mempermudah proses perizinan usaha di dua zona, yakni di zona industri Ujungjaya dan Jatinangor-Cimanggung.

“Khusus di dua zona industri ini, pemkab akan mempermudah perizinan usahanya untuk meningkatkan geliat usaha di Jatinangor-Cimanggung dan Ujungjaya,” kata Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan (BPMPP) Sumedang Ade Setiawan, Senin (25/8/2014).

Dua zona industri ini baru ditetapkan dalam Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) Kabupaten Sumedang 2011-2031. Sebelumnya, hanya ada satu kawasan industri saja yaitu di wilayah barat yang terdiri atas dua kecamatan yaitu Cimanggung-Jatinangor.

Dengan adanya rencana pembangunan Waduk Jatigede dan Bandara Kertajati, maka wilayah timur ini pun menjadi kawasan industri.

“Ujungjaya menjadi daerah yang cukup potensial sebagai kawasan industri, karena berdekatan dengan Waduk Jatigede, rencana pembangunan Bandara Kertajati di Majalengka dan beberapa daerah lainnya yang telah maju dalam bidang ekonomi dan jasa. Ujungjaya merupakan salah satu kecamatan yang memiliki peluang untuk berkembang cukup tinggi, makanya kami akan memperrmudah perizinan usaha di wilayah ini,” kata Ade.

Kemudahan yang akan diberikan adalah menyediakan berbagai jenis pelayanan yaitu urus sendiri dan menghubungi langsung pihak BPMPP. Metode jembut bola menjadi strategi yang tepat untuk mempercepat pertumbuhan usaha di zona industri ini.

Pelayanan satu atap juga akan semakin diperlancar, yaitu tidak menunda setiap proses pengajuan mulai dari pengecekan berkas, entri data dan lain sebagainya.

Selain itu, untuk beberapa jenis usaha, surat izin akan keluar hanya dalam waktu 8 hari saja. Misalnya usaha di sektor kesehatan, pertambangan di luar eksploitasi panas bumi, izin rekomendasi impor gula, izin tenaga kerja asing dan izin trayek perrhubungan.

Sedangkan usaha yang berkaitan dengan lingkungan seperti panas bumi dan alih fungsi lahan membutuhkan waktu sekitar 25-30 hari.

Dia menjelaskan, usaha yang cocok di zona ini adalah industri makanan atau pengolahan budidaya pertanian dan perkebunan, industri tembakau, pakaian jadi atau garmen, kayu dan barang dari kayu, minyak atsiri. Juga pengolahan tanah liat, mesin dan listrik, optik, komponen sepeda motor, furnitur dari kayu, serta industri alat olah raga dan mainan.

Sementara di Cimanggung-Jatinangor, usaha yang kini berkembang pesat adalah properti. Selain itu industri makanan minuman olahan dan pakaian masih menjadi primadona di kawasan ini

Sumber : http://www.inilahkoran.com/