Persib Siap Redam Bola Mati Mitra Kukar

by -5 views
Jatinangorku.com – Djadjang Nurdjaman betul-betul berusaha menyiapkan timnya dengan matang. Jelang laga leg kedua semifinal Piala Presiden melawan Mitra Kukar. Pelatih Persib itu pun siap mengantisipasi bola mati Mitra Kukar.  
Ya, rivalnya di leg kedua semifinal Piala Presiden itu memiliki keunggulan lewat bola mati. Dari lima gol yang dibukukan oleh skuat Jafri Sastra, empat diawali set piece bola mati. Tak terkecuali gol yang bersarang ke gawang Persib, di leg semifinal pertama Minggu (4/10).
Djanur -sapaan dia-, ogah gawang timnya bobol lewat skema ini. “Ya itu sudah dievaluasi kita terus memberikan latihan kepada pemain supaya tidak terulang lagi,” tutur Djanur di Lapangan sepak bola Sesko AD, Jalan Gatot Subroto, Rabu (7/10).
Di balik itu, tim Maung Bandung pun digembleng ketajaman sepakan bola mati. “Dan tetap kita menerapkan feeling, baik ketika kita menghadapi bola mati maupun lawan menghadapi bola mati dan kita harus bertahan seperti apa,” imbuh dia.
Djanur ogah timnya kebobolan oleh proses apapun. Apalagi, timnya minimal kudu unggul dua gol di partai nanti. 
Dengan, kembali hadirnya Vladimir Vujovic dan Achmad Jufriyanto seusai mendapat akumulasi kartu kuning, dia berharap timnya lebih kokoh. “Kita enggak boleh kebobolan lagi apalagi kita butuh 2 -0 kita berharap pertahanan kita semakin solid,” jelasnya.
Imbas kekalahan 0-1 di kandang Mitra Kukar (4/10), kans timnya cenderung lebih berat di partai nanti. 
Di fase grup A, mayoritas Persib unggul dengan skor telak. 
Namun akhir-akhir ini, Atep cs hanya bisa unggul satu gol saja. Terbukti kala melawan Pusamania Borneo FC (26/9), skuatnya menang dengan skor 2-1. Djanur mengklaim hal ini cukup logis, karena setiap berganti fase lawan yang akan dihadapi kian tangguh.
“Memang lawan-lawan di babak 8 besar dan semi final semakin berat semakin seimbang, tidak seperti fase grup kita menang telak terus dan itu konsekuennsi masuknya babak 8 besar lawan makin bagus dan tangguh, dan persaingan semakin ketat,” beber dia.
Melawan Mitra Kukar nanti, dia mengaku sudah menyiapkan strategi khusus. Sayangnya dia enggan membeberkan kepada media. “Pasti ada strategi khusus, tapi engga akan saya sampaikan di media,” ungkap dia.
Hanya saja, dia tak menampik dalam sesi latihan terus mengasah ujung gedornya lewat skema penyerangan. Di samping itu, Djanur gencar memantapan kondisi fisik dan koodinasi di lapangan.
“Difokuskannya masih ke koordinasi karena baru  gabung antara pemain yang ditinggal dan main di sana (Tenggarong) jadi koordinasi dan sedikit menaikkan kondisi fisik, kemudian diakhir ada taktikal dan penyelesaian akhir skema penyerangan,” pungkasnya