Pertamina Janjikan Kestabilan Pasokan Gas di Jabar

by -37 views

Industri pengguna gas di Jawa Barat akan mendapat tambahan suplai gas. PT Pertagas Niaga (PTGN), afiliasi PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang niaga gas, pada 2017 akan mendapatkan tambahan pasokan gas konvensional dari PHE Offshore North West Java (ONWJ) dan regasifikasi Liquified Natural Gas (LNG) dari Nusantara Regas.

Pasokan ini menambah persediaan gas existing saat ini yang berasal dari sumur Pertamina EP di Pondok Tengah, Bekasi.

Saat ini PTGN di Jawa Barat telah mensuplai gas untuk industri di wilayah Bekasi, Cikarang, dan Karawang dengan menggunakan pipa transmisi PT Pertamina Gas yang membentang dari Cilegon hingga Sunyaragi.

Pasar PTGN di 2017 ditarget berkembang seiring dengan selesai dibangunnya pipa transmisi Muara Karang-Muara Tawar-Tegal Gede. “Pipa transmisi sudah membentang sedemikian panjangnya, dan next step adalah membangun infrastruktur pipa distribusi yang menjangkau ke industri-industri di jalur itu. Suplai ada, pasar ada, dan infrastruktur mengikuti itu kuncinya,” jelas President Director PTGN, Linda Sunarti dalam Selasa (22/11).

Linda menambahkan pada awal tahun 2017 untuk konsumen Jawa Barat, target PTGN adalah memaksimalkan pasokan gas baik dari gas pipa maupun LNG. “ Untuk industri yang masih belum memiliki jaringan pipa, terlebih dahulu PTGN saat ini mensuplai dengan Compressed Natural Gas (CNG),” tambah Linda.

Selain gas untuk industri, PTGN saat ini telah menyalurkan gas kota untuk rumah tangga di Kabupaten Bekasi dengan jumlah 3.949 Sambungan Rumah tangga (SR) yang merupakan penugasan dari Ditjen Migas, Kementerian ESDM.

Akhir tahun 2017, PTGN juga menargetkan akan segera mengalirkan gas kota di Kabupaten Subang dengan jumlah 4.000SR dengan total alokasi 0,4MMSCFD dari PT Pertamina EP Aset III.

“Pembangunan gas kota saat ini menjadi prioritas Pemerintah untuk bisa mengoptimalkan gas bumi bagi rumah tangga. Tahun depan Pertamina akan menerima penugasan lagi di enam kota/kabupaten baru. Targetnya tahun depan kita bisa melayani 140.729 SR ,” tutup Linda.