Pertamina Kolaborasikan Program CSR Bersama Pemerintah

by -49 views
Berbagai bantuan pembangunan yang dilakukan sebagai kontribusi Coorporate Social Responsibility (CSR) di beberapa kawasan di Jawa Barat saat ini tengah dikolaborasikan dengan rencana pembangunan pemerintah daerah.
Melalui unit pelaksan CSR & SMEPP Pertamina Jawa Bagian Barat, PT Pertamina sudah menggulirkan beberapa program yang ditujukan untuk memberdayakan masyarakat dan lingkungan, atas sumbangsih membangun lingkungan dan masyarakat terutama di wilayah operasi Pertamina.
Corporate Secretary PT Pertamina Syahrial Mukhtar, menjelaskan, sebagai apresiasi, peresmian program Corporate Social Responsibility (CSR) milik PT Pertamina dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan.
“Semoga program ini dapat berkelanjutan dengan apresiasi dan dukungan optimal dari Gubernur dan jajaran Provinsi Jawa Barat,” jelas dia dalam acara Acara Peresmian, CSR BUMN di Hotel InterContinental, Dago Pakar, Selasa (14/3/2017).
Program CSR & SMEPP Pertamina JBB yang tersebar di wilayah Provinsi Jawa Barat berada di dua Unit Operasi, yakni Refinery Unit (RU) VI Balongan dan Marketing Operation Region (MOR) III yang meliputi tiga provinsi, yakni Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten.
Untuk program yang ada di RU VI Balongan, CSR & SMEPP Pertamina JBB membuat pusat pembelajaran keanekaragaman hayati dan budidaya mangrove di kawasan pantai Indramayu yang diberi nama Arboretum Mangrove.
General Manager RU VI Balongan, Afdal Martha, menjelasakan, program yang digagas sejak tahun 2016 ini memiliki luas kawasan 5,6 Ha dan menjadi pusat pembibitan sejumlah 1023 bibit mangrove yang terdiri dari 23 jenis mangrove dan asosiasinya seperti Rizophora, Bruguiera, dan Avicennia.
Arboretum tersebut menjadi laboratorium KEHATI bagi sekolah & institusi pendidikan di Indramayu.
“Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dan lingkungan dengan fokus pada pengelolaan mangrove di Pantai Karangsong yang juga menjadi ikon wisata Indramayu. Alhamdulillah program CSR Pertamina Arboretum Mangrove di Indramayu ini juga mendapatkan apresiasi positif dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan mengantarkan RU VI Balongan berhasil meraih Proper Emas,” beber dia.
Dirinya menjelaskan, untuk program CSR selanjutnya di Tahun 2017, pihaknya sudah mempersiapkan anggaran dengam biaya total hingga Rp. 50 milyar yang langsung disalurkan dari Pertamina pusat.
Untuk program yang ada di wilayah MOR III, CSR & SMEPP Pertamina JBB membuat beberapa program seperti Ekowisata Mangrove dan pembibitan ikan di Pantai Blanakan Subang, Infrastruktur pendidikan di SMK Plus Al Azhar Tambak Dahan Subang, Pelestarian Fauna Burung Blekok di Kampung Wisata Blekok Bandung, dan sarana & fasilitas kesehatan di Posyandu Desa Dawuan Barat Cikampek Kerawang.
General Manager Pertamina MOR III, Jumali, menjelaskan, khusus untuk Ekowisata Mangrove dan Pembibitan ikan di Pantai Blanakan Subang, Pertamina fokus pada optimalisasi budidaya ikan yang dikelilingi oleh mangrove.
Program ini melibatkan ahli perikanan dengan harapan adanya proses alih teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.
“Harapan kami program-program tersebut dapat berdampak positif dan optimal terhadap pembangunan dan pemberdayaan masyarakat serta lingkungan yang berada di wilayah Jawa Barat,” ujar dia.
Selain program-program tersebut, Pertamina juga terus mengembangkan gagasan CSR yang fokus pada pemberdayaan masyarakat dan lingkungan.
Melalui program kolaborasi antara Pertamina dengan pemerintah daerah diharapkan dapat menciptakan kondisi lingkungan yang bersih, nyaman dan tentram.
Program CSR Pertamina ini diharapkan dapat bermanfaat penuh bagi masyarakat serta dapat meningkatkan kepedulian lingkungan melalui edukasi sehingga tercipta harmonisasi antara industri, pemerintah daerah dan komunitas masyarakat