Pesona Pulau Virgin dan Pertunjukan Lumba-Lumbanya

by -31 views

Pesona Pulau Virgin dan Pertunjukan Lumba-Lumbanya

Jatinangorku.com – Mengejar dan mencari pantai pasir putih di seluruh Asia mungkin cukup melelahkan, namun begitu Anda mengakhiri pilihan Anda di Pulau Panglao di Filipina, Anda akan sadar bahwa Anda telah menemukan tujuan Anda.

Tidak seperti pantai lain yang bisa kami sebutkan, Panglao terletak tepat di daerah indah antara perkembangan yang diciptakan oleh manusia dan keindahan alam yang murni. Selain kemewahan di sepanjang Alona Beach yang membentang Anda dapat menikmati makanan lezat ala Eropa dan bersenang-senang bersama teman-teman. Selain pantai, diving dan pemandangan pulau idaman di Panglao mendapat testimoni yang bagus karena aksesnya yang mudah dengan biaya yang relatif murah.
Pantai di Pulau Virgin saat pasang surut.
Pertama-tama Anda perlu pergi ke Pulau Panglao: para wisatawan dapat terbang dari Manila ke Bandara Internasional Tagbilaran, atau naik kapal feri dari Cebu terdekat menuju Tagbilaran Wharf. Dari Tagbilaran, ibu kota provinsi Bohol, para pengunjung dapat menyewa sepeda roda tiga untuk mengantar ke Pantai Alona di Pulau Panglao. Perjalanan memakan waktu 30 menit, dengan biaya sekitar 300 peso (sekitar Rp77.433), dan melintasi sebuah penyeberangan antara Pulau Bohol dan Panglao. 

Pantai Alona
Dilabeli dari nama aktris Filipina yang syuting di sana pada 1970-an, bentangan pantai pasir putih seluas 1,6 kilometer ini adalah tempat paling “beradab” di Panglao Island, dengan banyak resor pada titik-titik terbaik di sepanjang pantai. Beberapa toko alat-alat selam dan tempat penyewaan kapal berjajar, membuat Pantai Alona menjadi tempat paling ideal bagi para wisatawan yang ingin menikmati keindahan lepas pantai Panglao.

Jika perjalanan Anda ke Panglao berhenti di perairan Pantai Alona, pasir putih dan air yang benar-benar jernih menjadikan bagian dari Panglao ini tempat ideal untuk berjemur, menikmati pijat pantai, atau bar saat malam menjelang. Tapi Anda sudah melakukan perjalanan sampai sejauh ini, mengapa Anda berhenti di sini?
Berjemur di atas perahu pompa, di Laut Bohol.
Menyewa Perahu Pompa
Perairan dangkal di Alona Beach diisi dengan “perahu-perahu pompa” yang berlabuh – kapal-kapal cadik bermotor berkapasitas antara 10 hingga 20 penumpang, dan mengantarkan penumpang dari Panglao ke pulau-pulau terdekatnya, Balicasag, Pongtod, dan melihat lumba-lumba di sepanjang perjalanan.
Sebuah perahu pompa sedang berlayar untuk melihat lumba-lumba beratraksi di Laut Bohol.
Anda dapat menyewa sebuah resor Pantai Alona dengan satu kapal yang disewakan atas nama Anda. Ini adalah pilihan terbaik daripada mencari kapten kapal yang bisa dipercaya di sepanjang pantai itu sendiri. Diperkirakan akan menghabiskan sekitar US$30-40 (sekitar Rp338.564-Rp451.554) per pemesanan. Jika Anda memesan melalui resor, diperkirakan akan menghabiskan sekitar 20 hingga 25 persen lebih mahal.

Menyaksikan Lumba-Lumba di Panglao
Perahu cadik meninggalkan Pantai Alona sekitar pukul 5 pagi waktu setempat untuk menyaksikan lumba-lumba yang sedang sarapan pagi di Laut Bohol, Panglao. Bangun sangat pagi tak akan rugi. karena wisatawan bisa berlayar di laut dan melihat lumba-lumba yang menari dalam gelombang laut; tur menonton lumba-lumba ini dilakukan selama beberapa jam mengejar sekawanan hewan tersebut yang tengah bermain-main.
Sekawanan lumba-lumba sedang beratraksi.
Tidak hanya menunjukkan akrobat, gerakan lumba-lumba itu merupakan cara mereka mengendalikan parasit di tubuhnya. Untuk menyingkirkan ikan-ikan yang menempel pada kulit mereka, lumba-lumba melompat berputar ke udara. Terlepas dari itu semua, sangat menyenangkan untuk melihatnya terutama jika Anda harus bangun sangat pagi.

Berjemur di Pulau Virgin
Sisi barat Pulau Panglao terdiri dari karang dangkal dengan pulau-pulau kecil yang mencuat ke permukaan. Pulau Pontod (atau penduduk setempat menyebutnya “Pulau Virgin”) merupakan salah satu singkapan kecil, pulau berbentuk kecebong dengan ekor melengkung ke selatan. Ekornya adalah pasir putih yang jernih dan mendapatkan paparan maksimal saat air surut.

Untuk menemukan pantai murni di pulau tersebut, perahu Anda harus menuju ke perairan dangkal pulau tersebut, tempat perahu sering tersangkut rumput laut. Namun imbalannya adalah gundukan pasir yang sangat indah, tempat Anda bisa berjemur dan berendam di dalam air membayangkan Anda memiliki pulau kecil sendiri.

Snorkeling di Pulau Balicasag
Ketika Anda selesai bermain-main dengan matahari dan pasir, cobalah untuk melakukan selancar di perairan Pulau Balicasag. Karena lokasi pantainya sangat terpencil, sehingga sangat mudah untuk diabaikan oleh para turis dengan menggunakan kapal atau perahu, tapi banyak pengunjung yang tahu bahwa sangat layak jika kapal berhenti untuk menikmati pemandangan karang di sekitar perairan dangkal Balicasag yang melindungi populasi besar ikan tropis berwarna-warni, yang semuanya terlihat di kedalaman yang ramah snorkel.

Para wisatawan dengan lisensi PADI akan menemukan Balicasag yang lebih dalam bahkan mencapai yang lebih luar biasa lagi. Empat tempat menyelam yang diakui memberikan pemandangan indah untuk melihat kura-kura, barakuda dan belut moray, dan beberapa makhluk lainnya di laut dalam, pada kedalaman yang mencapai hingga 60 meter di bawah permukaan.(kn/dh/ml, Foto: Mike Aquino)

Sumber : http://id.berita.yahoo.com