Pilkada DKI Jakarta, 750 Polisi Bersiap di Perbatasan

by -22 views

Sebanyak 750 personel Kepolisian Resor Metro Bekasi Kabupaten akan diterjunkan guna mengamankan jalannya Pilkada DKI Jakarta putaran kedua yang akan digelar Rabu 19 April 2017. Mereka akan difokuskan menjaga keamanan di sekitar perbatasan antara Kabupaten Bekasi dan Jakarta.

Mereka akan menyaring mobilitas masyarakat di perbatasan, terutama yang hendak menuju ibu kota. Kepala Polrestro Bekasi Kabupaten, Asep Adi Saputra mengatakan, pengamanan pun dilakukan untuk menangkal potensi ancaman teroris.

“Kami ketahui bahwa DKI Jakarta merupakan barometer bagi wilayah lain di Indonesia. Demikian juga Polda Metro Jaya akan sangat berpengaruh pada situasi kamtibmas secara nasional. Saya sampaikan kepada seluruh anggota tidak takut dengan teroris, namun demikian tetap waspada dan hati-hati saat di lapangan. Lakukan tugas secara body system sehingga dapat saling melindungi,” ucapnya.

Kecamatan Tarumajaya menjadi pintu masuk ke ibukota melalui Kabupaten Bekasi. Kecamatan yang menghubungkan langsung dengan Jakarta utara itu menjadi salah satu pusat pengamanan. Meskipun begitu, pengamanan pun dilakukan di titik lainnya, baik yang berbatasan dengan Kota Bekasi, Kabupaten Bogor maupun Kabupaten Karawang.

“Sesuai arahan Kapolda Metro Jaya, walaupun kita tidak terlibat langsung Pilkada esok, tetapi karena merupakan termasuk wilayah hukum Polda Metro Jaya, anggota kami 750 orang mengamankan Pilkada DKI Jakarta. Saya pun ikut hadir dalam apel kesiapan besok,” ucapnya.

Diimbau mencoblos

Ketua DPR RI Setya Novanto mengimbau seluruh warga DKI berpartisipasi dan terlibat langsung pada hari pencoblosan Pilkada DKI Jakarta. Hari pencoblosan untuk memilih gubernur DKI Jakarta ini akan digelar besok, 19 April 2017.

“Sampaikan suara anda dengan bijak. Pilihlah calon yang sesuai dengan hati nurani. Mari berbondong-bondong ke TPS (tempat pemungutan suara) dan menghindari golput. Sebab warga Jakarta adalah penentu sejarah masa depannya sendiri,” kata Setya di Jakarta, Selasa 18 April 2017).

Ia mengatakan, warga DKI Jakarta akan menetukan arah demokrasi 5 tahun ke depan. Melalui momen Pilkada DKI putaran kedua, menurut dia, masa depan kehidupan yang lebih baik akan dihasilkan lewat pilkada yang berkualitas dan menjamin keterlibatan seluruh warga dalam kesempatan untuk memberi suara di TPS.

Menurut Setya, seluruh tahapan pilkada telah dilalui dengan baik berkat kesungguhan seluruh pihak yang berperan langsung atau tidak langsung. Kesungguhan ini, kata Setya, bagian dari keseriusan mengawal masa depan. Dia berharap, calon pemimpin yang akan terpilih, calon yang merepresentasikan keinginan bersama dan kepentingan seluruh rakyat Jakarta.