Pilkades Desa Sayang Jatinangor Minim Anggaran

by -253 views
JATINANGOR (GM) – Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sayang, Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang, mengeluhkan minimnya anggaran. Padahal, pesta demokrasi dalam ajang Pildades Sayang tersebut telah direncanakan akan digelar 15 April mendatang.

Demikian disampaikan Ketua Panitia Pilkades Sayang, Drs. Dadang Jauhari, M.M. saat ditemui “GM” di sekretariat panitia pilkades, Jln. Kol. Achmad Syam, Desa Sayang, Kec. Jatinangor, Kab. Sumedang, Senin (2/4).

Menurut Dadang, hingga kini panitia terpaksa harus kerja ekstra, termasuk berupaya mencari anggaran untuk berbagai keperluan. “Terus terang kami belum memiliki anggaran. Modal utama panitia saat ini baru semangat kebersamaan saja,” kata Dadang.

Dalam ajang pilkades ini, kata Dadang, pihak panitia telah menganggarkan sekitar Rp 40 juta untuk berbagai keperluan. Namun, hingga kini belum jelas anggaran tersebut berasal dari mana saja.

Ketika ditanya sejauh mana kepedulian pihak Pemkab Sumedang, Dadang menyatakan pihaknya baru sebatas mengajukan anggaran ke

Pemkab Sumedang. “Tampaknya, Pemkab Sumedang telah mematok akan memberikan bantuan Rp 5 juta. Namun hingga saat ini, bantaun tersebut masih belum diterima panitia,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Dadang meminta, dukungan dari semua pihak, khususnya kecamatan agar pelaksanaan pesta demokrasi warga Desa Sayang bisa digelar. “Jelang pilkades, panitia telah melaksanaan berbagai kegiatan, termasuk verifikasi bakal calon kepala desa dan mengatur jadwal kampanye,” katanya.

Selain itu, lanjut Dadang, proses penjaringan balon calon kepala desa telah dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, termasuk wawancara kepada tiga bakal calon kepala desa yang telah diputuskan, yakni H. Jajang Dedi, Ir. Ujang Irawan, dan Dodi Kurnaedi, S.Pd.

Dikatakan Dadang, pihak panitia telah bekerja maksimal. Namun anggaran jadi kendala. “Sekali lagi, panitia telah melakukan langkah-langkah dan memproses berbagai tahapan dalam pilkades. Untuk itu, kami berharap ada sejumlah pihak yang peduli untuk memberikan bantaun anggaran,” katanya.

Sementara Kepala Desa Sayang, Ir. Ujang Irawan yang kembali akan mencalonkan diri ketika dikonfirmasi “GM” mengatakan, masalah anggaran untuk pilkades di luar kewenangannya. Pasalnya sudah terbentuk panitia yang melibatkan tokoh masyarakat dan pengurus BPD.

Menyinggung aturan untuk kepala desa yang masih menjabat, Ujang Irawan menyatakan, pihaknya tetap sah mencalonkan diri hingga sebelum proses berlangsungnya pemilihan. “Aturannya sudah jelas dan masih diperkenankan untuk menjabat dua kali, sekaligus untuk mengabdi pada masyarakat,” katanya.

Jatinangor (B.46)**