Pimpinan Pusat HPPI Bentuk Cabang di Sumedang

by -72 views

Pimpinan Pusat HPPI Bentuk Cabang di Sumedang

Jatinangorku.com – Pimpinan Pusat (PP) Himpunan Profesi Pengemudi Indonesia (HPPI) melalui PD (Pimpinan Daerah) Jawa Barat akan segera membentuk PC (Pimpinan Cabang) di tingkat kabupaten/kota termasuk Kab. Sumedang. Pembentukan PC HPPI Kab. Sumedang, dinilai sangat penting dan mendesak karena jumlah maupun potensi sumberdaya manusia para pengemudi di Kab. Sumedang cukup besar.

“Begitu banyak dan besar potensi para pengemudi Kab. Sumedang ini. Tak hanya pengemudi angkot dan angkutan umum lainnya, melainkan para sopir di perusahaan hingga pengemudi alat berat di sejumlah projek di Kab. Sumedang. Contohnya, pengemudi alat berat di lokasi projek Waduk Jatigede dan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan). Nah, profesi para pengemudi ini bisa menginduk dalam wadah HPPI,” ujar Sekretaris Jenderal PP HPPI, Cecep Hidayat kepada “PRLM” di Sumedang, Selasa (22/7/2014).

Ia mengatakan, para pengemudi yang bekerja di wilayah Kab. Sumedang bisa berhimpun dalam wadah organisasi HPPI. Pasalnya, mereka membutuhkan perlindungan hukum, hak hidup serta kesejahteraannya. Hal itu sesuai tujuan HPPI membina dan meningkatkan kesejahteraan para pengemudi kendaraan bermotor dalam rangka mencapai tujuan pembangunan nasional.

“Dengan pembentukan PC HPPI Kab. Sumedang termasuk di kabupaten/kota lainnya di Jabar, diharapkan tercipta iklim usaha yang sehat dan kondisi jalan raya yang aman dan tertib. Organisasi ini bermitra dengan pemerintah dan pihak lainnya, baik di dalam maupun luar negeri. HPPI juga berperan aktif melaksanakan kebijakan pemerintah di bidang lalu lintas dan angkutan bermotor di jalan raya,” ujar Cecep didampingi Wakil Sekretaris Jenderal II, Iwa Kuswaeri yang juga menjabat Kepala Dinsosnaker Kab. Sumedang.

Ia menyebutkan, hingga kini PP HPPI sudah membentuk tiga PD, yakni DKI Jakarta, Jabar dan Banten. Ketiga PD sudah diberikan mandat oleh PP untuk segera membentuk sejumlah PC di tingkat kabupaten/kota, termasuk Kab. Sumedang. “Untuk PC yang akan dibentuk di Jabar, antara lain Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kab. Bandung Barat dan Kab. Sumedang,” ucapnya.

Sementara itu, Iwa Kuswaeri menambahkan, profesi pengemudi bagian dari tenaga kerja. Terlebih jumlahnya cukup banyak, termasuk di Kab. Sumedang. Sebagai tenaga kerja, tentunya pengemudi harus mendapat perlindungan hukum dan advokasi, hak hidup dan kesejahteraannya. Ketika mereka bekerja di perusahaan, mereka beserta keluarganya harus mendapat jaminan kesejahteraan dari perusahaan. Begitu pula sopir pribadi, mereka harus punya hubungan industrial dengan majikannya. “Tugas dan tanggungjawab profesi pengemudi ini sangat penting. Contohnya, pengemudi angkutan massal. Keselamatan penumpang, salah satunya ada di tangan pengemudinya,” tuturnya.

Dikatakan Iwa, seiring pesatnya pembangunan, berkembangnya perekonomian serta meningkatnya volume kendaraan angkutan massal maupun pribadi, mendorong tingginya jumlah profesi para pengemudi. Oleh karena itu, organisasi HPPI ini sangat cocok menjadi wadah menampung dan menyalurkan aspirasi para pengemudi. Melalui HPPI, bisa mencetak para pengemudi yang berkualitas, profesional dengan kematangan etika serta prilaku. Bahkan HPPI bisa mengeluarkan sertifikasi bagi pengemudi yang berkualitas.

“Kami pun bisa mengeluarkan rekomendasi pengemudi yang berkualitas ketika dibutuhkan perusahaan atau instansi lainnya. Atas dasar itu lah, PC HPPI di Jabar khususnya di Kab. Sumedang harus segera dibentuk,” ujarnya

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/