PLN Dorong Rasio Elektrifikasi di Jabar

by -21 views

PLN Dorong Rasio Elektrifikasi di Jabar

Jatinangorku.com – PLN Distribusi Jawa Barat dan Banten (DJBB) terus mendorong tingkat rasio elektrifikasi di wilayah Jawa Barat. Optimalisasi pelayanan terus dilakukan agar masyarakat mudah mengakses listrik.

Supervisor Manager Humas PLN DJBB, Agus Yuswanta mengatakan, hingga Oktober 2013 rasio elektrifikasi di Jabar mencapai sekitar 79,43%. Angka ini tumbuh 5% dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Realisasi tingkat rasio elektrifikasi di Jabar sudah melampaui target awal yang hanya 77,4%,” ujar Agus kepada wartawan, Minggu (1/12/2013).

Dia menjelaskan, rasio elektrifikasi ini memiliki jumlah pelanggan listrik rumah tangga sebanyak 9,6 juta. Jumlah tersebut terdiri dari 9,54 juta pelanggan rumah tangga PLN dan sebanyak 63.000 pelanggan listrik non-PLN.

Lebih lanjut dituturkannya, pencapaian rasio elektrifikasi tertinggi terjadi di wilayah Bogor sekitar 99,41% dengan jumlah 246.368 pelanggan. Kemudian, diikuti wilayah Depok sekitar 98,07% dengan jumlah 466.000 pelanggan.

“Lalu disusul Bekasi sekitar 97,07% dengan jumlah 623.000 pelanggan,” katanya.

Sementara rasio eletrifikasi di Cianjur masih kecil, hanya sekitar 63,2% dengan jumlah 396.000 pelanggan. Sedangkan di Garut hanya 64,1% dengan jumlah 408.000 pelanggan.

Pihaknya mengakui beberapa daerah memiliki rasio eletrifikasi yang masih rendah. Untuk itu disiapkan berbagai langkah strategis untuk menggenjot tingkat rasio elektrifikasi tersebut.

“Salah satu program layanan baru yang menjadi andalan adalah pemasangan yang bisa terpantau secara online,” ucapnya.

Menurutnya, sejumlah daerah wilayah Jabar selatan masih banyak yang belum tersentuh listrik. Pasalnya, pembangunan jaringan ke wilayah tersebut sangat sulit akibat medan dan kondisi geologis lainnya relatif berat.

“Masyarakatnya yang sangat sedikit dan tersebar di beberapa lokasi,” bebernya.

Namun demikian, pihaknya terus berupaya agar masyarakat di wilayah tersebut bisa menikmati listrik. PLN juga menggelar CSR program mandiri energi dengan memanfaatkan energi alternatif biogas maupun mikrohidro.

“Program itu kita lakukan di wilayah Cidaun Cianjur selatan, Mekarjaya dan lainnya,” pungkasnya. 

Sumber : http://www.inilahkoran.com