Pokemon Sudah Menyasar Ke Sekolah Dasar

by -15 views

 

Demam pokemon, belakangan ini tidak terkecuali telah mewabah di Kabupaten Sumedang. Bahkan permainan berbasis smartphone itu, sudah menyasar hingga ke anak sekolah dasar.

Alhasil sejumlah orang tua, menjadi khawatir pelajaran anaknya terganggu karena kebanyakan nangkap monster pokemon.

“Sebagai orang tua, kami khawatir, anak-anak lebih fokus main game daripada belajar,” kata Riza, orang tua murid, saat  tengah menjemput  anaknya di Sekolah Dasar (SD) Panyingkiran, Jumat (22/7/2016).

Masalahnya tidak hanya itu. Sebagai orang tua juga tidak menghendaki anaknya celaka, gara-gara main pokemon. Seperti halnya, yang dialami anaknya kemarin. Saat pulang ke rumah, bibir anaknya jontor dan pelipisnya lecet. Katanya, anaknya itu mengaku terjatuh saat menangkap pokemon di sekolah.

“Kejadian pas masuk sekolah. Pulangnya bibir anak kami jontor dan pelipisnya lecet, karena terjadi saat menangkap pokemon,” ujarnya.

Oleh sebab itu, dia memohon kepada pihak sekolah untuk secara tegas melarang anak-anak membawa handphone (Hp) ke sekolah.

Persolannya sebagai orang tua bukannya tidak tidak melarang. Tapi anak-anaknya lebih nurut kepada perintah guru dari pada orang tua.

“Saya sudah melarang agar tidak membawa Hp ke sekolah. Tapi tahu sendiri kan, anak sekarang. Dari pada nurut malah, ngambek sampai mogok makan. Karena itu, kami minta pihak sekolah untuk tegas kepada anak-anak agar tidak membawa Hp ke sekolah,” ujarnya.  

Kepala Bidang Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Sumedang, H.Unep Hidayat, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, mengatakan, pihaknya akan segera membuat edaran ke masing-masing sekolah, terkait larangan siswa untuk membawa smartphone.

“Hal itu dimaksudkan agar anak-anak tidak terganggu belajarnya gara-gara keasyikan main pokemon,” katanya.