Pokja 4 BKR Bina Usia Remaja

by -113 views

Pokja 4 BKR Bina Usia Remaja

Jatinangorku.com – Sekretaris Kelompok Kerja (Pokja) 4 Bina Keluarga Remaja (BKR) Provinsi Jawa Barat, Hj. Sari Sundari, S.Sos. mengatakan, generasi muda khususnya usia 12-22 tahun perlu mendapat pembinaan dari orangtua di lingkungan keluarganya masing-masing. 

“Ini sangat penting untuk mencegah salah gaul hingga terjerumus dalam seks bebas dan penyalahgunaan narkoba hingga terkena virus HIV/AIDS,” kata Sari, Kamis (25/9).

Untuk mencegahnya, kader BKR ini berusaha aktif memberikan pembinaan dan penyuluhan bagi para orangtua yang memiliki anak-anak dengan usia remaja. 

“Dengan blusukan kita melakukan pembinaan kepada orang tua. Ini besar manfaatnya bagi masyarakat luas di Jabar, khususnya di Kab. Bandung dan Kab. Bandung Barat. Sasarannya bukan hanya remaja dan pemuda (belum nikah), termasuk orangtuanya juga,” kata Sari.

Menurutnya, pembinaan ini untuk memantapkan komunikasi sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup. “Para orangtua diberi pemahaman untuk mengerti keinginan dan kebutuhan anak-anak di usia remaja tadi,” katanya.

Ditambahkan staf Pokja PKK Provinsi Jabar ini, banyak orangtua yang tidak memahami kebutuhan remaja. Sehingga membiarkan anak-anak usia remaja itu bergaul di luar rumah.

Padahal usia remaja masa mencari jati diri. Yang jelas, meski berada di luar rumah, para remaja itu tetap harus ada dalam pengawasan orangtua. “Sehingga orangtua harus selalu berkomunikasi dengan anaknya. Di antaranya bertanya kepada anak, ketika anak telat pulang ke rumah. Kami pun berusaha memahami keinginan remaja, karena kami punya anak remaja,” katanya.

Ia mengatakan, usia remaja tak bisa dibina dengan arahan atau pembinaan keras, melainkan dengan berdialog. “Anak-anak juga akan terbuka dan menceritakan apa yang menjadi kebutuhannya. Jika pendekatannya bagus, anak juga akan bertanya kepada orangtua,” katanya.

Sumber : http://klik-galamedia.com/